Perusahaan memperkuat ekosistem kolaborasi dengan menghadirkan Universitas Pancasila sebagai mitra akademik baru, bergabung dengan UI, UGM, Unair, dan ITB. Dukungan finansial diperluas melalui skema tiga jenjang beasiswa: Beasiswa Utama senilai Rp30 juta serta dua kategori tambahan masing-masing Rp5 juta per universitas mitra, yakni Achievement Scholarship dan Appreciation Scholarship.
Guru Besar Sekolah Farmasi ITB, Prof. Dr. apt. Ilma Nugrahani, menilai kolaborasi ini krusial. “Tantangan peneliti perempuan bukan pada kemampuan akademik, tetapi ketersediaan ekosistem yang mendukung mereka tumbuh menjadi pemimpin,” jelasnya. Senada, Direktur Growth Ventures Darya-Varia, Astry Tri Astuti, menegaskan pemberdayaan ini sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan, membuka peluang setara bagi perempuan untuk memimpin dan menciptakan dampak.
Ikuti berita terkini di Google News













Komentar ditutup.