Matras News, Bekasi – Armada bus DAMRI yang melayani rute perjalanan Terminal Kayuringin Bekasi-Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandar Lampung, di rampcheck oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi pada, Rabu 20 November 2024.
Rampcheck yang dilakukan untuk persiapan kendaraan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sehingga, pada kegiatan rampcheck tersebut memprioritaskan keselamatan penumpang saat menaiki armada busnya.
“Yang pasti rampchecknya sebagai persiapan nataru dan untuk memenuhi standar keselamatan serta berkendara di jalan raya,” ujar Kepala Terminal Kayuringin Kota Bekasi, Lukmanul Hakim kepada matrasnews.com.
Ia juga menjelaskan, untuk jumlah armada bus DAMRI yang di rampcheck sebanyak 15 armada, dimana 13 armada rute Terminal Kayuringin Kota Bekasi-Bandara Soetta, 2 armada tujuan Terminal Kayuringin Kota Bekasi-Lampung dan 1 armada cadangan.
“Saya sebagai Kepala Terminal disini menyambut positif giatnya, karena untuk keselamatan penumpang juga saat menaiki busnya,” terangnya.
Lukman juga mengimbau kepada warga Kota Bekasi yang akan berangkat ke Bandara Soetta agar bisa memprioritaskan berangkat ke lokasi tujuan dengan menggunakan moda transportasi darat seperti DAMRI tersebut
“Selain mengurangi angka kemacetan, dengan naik moda transportasi darat, juga untuk menekan angka polusi udara,” terang Lukmanul.
Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Permana mengatakan, pada rampcheck kali ini, pihaknya menemukan dua pelanggaran, yakni berupa pelanggaran Kartu Pengawas pada 2 armada DAMRI dan buku KIR yang lupa dibawa pada 2 unit DAMRI, terangnya.
“Kami melakukan rampcheck 8 armada yang ada di lokasi. Tidak ada sanksi kali ini, hanya saja untuk Kartu Pengawasnya, supir yang bersangkutan bisa menunjukan bukti jika masih dalam proses dan untuk buku KIR yang tertinggal.
Manager DAMRI yang bersangkutan langsung meminta armadanya untuk kembali ke pool DAMRI,” kata Permana.












Komentar ditutup.