Menu

Mode Gelap
Tari Topeng Cirebon, Menyuguhkan Keindahan dalam Gerak Disabilitas Daksa, Doktor UNAIR Raih IPK Sempurna 4,00 Agro Eduwisata Organik Mulyaharja, Rekomendasi Wisata Edukasi di Bogor DPRD Kota Bekasi Dorong Evaluasi dan Komitmen Pendidikan Berkualitas Presiden Prabowo Umumkan Paket Perlindungan Pekerja Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Kota Bekasi: Ini Prioritas Darurat

News

DPD PDI Perjuangan Jateng Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan

badge-check


					DPD PDI Perjuangan Jateng Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan Perbesar

Matras News, Semarang – DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui gerakan makanan pendamping beras.

Sebab, PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai yang konsern dengan isu ketahanan pangan melalui budidaya bahan makanan pendamping beras.

Apalagi, gerakan budidaya bahan pangan pendamping beras itu diamanatkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Hal itu ditegaskan Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti kepada wartawan di Kantor DPD PDIP Jateng (Panti Marhaen) pada, Kamis 23 Januari 2025.

“PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap makanan pendamping beras, tidak hanya sebagai retorika politik, melainkan sebagai tindakan dan aksi nyata.

Hal ini sejalan dengan visi Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” kata Agustina, yang juga Walikota terpilih Kota Semarang.

Arahan Megawati untuk gerakan makanan pendamping beras pertama kali disampaikan saat pandemi Covid-19 melanda.

Megawati mengutip pernyataan Bung Karno yang mengatakan perut rakyat harus kenyang. Kalau lapar pikiran tidak jernih. Kalau mau perut rakyat kenyang maka apa yang dimakan. Oleh karena itulah pendamping beras harus diperkuat.

Megawati juga mendorong agar para kepala daerah menciptakan ketersediaan dan kedaulatan pangan, jangan bergantung terus ke pemerintah pusat atau bergantung ke APBD.

Megawati pun meminta kepala daerah dari PDIP jangan banyak berilusi, di awang-awang, tetapi harus melakukannya.

Dijelaskan, ada 10 bahan pokok pengganti beras, yakni singkong, jagung, pisang, sagu, ubi, hanjeli, porang, sorgum, sukun dan talas. Dari 10 jenis tanaman itu, sebagian besar dapat dibudidayakan di wilayah Jawa Tengah.

Sebagai upaya menggalakkan gerakan itu, sekaligus dalam rangkaian merayakan HUT ke-52 PDI Perjuangan, sekaligus menjadi kado ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar ‘’Kontes Pendampingan Menanam Pohon 10 Bahan Pangan Pendamping Beras’’.

“Peserta terdiri dari para anggota Fraksi PDIP di DPRD Jawa Tengan, DPRD kabupten/ kota, para kepala daerah dan wakil kepala daerah serta para kepala daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih dari PDI Perjuangan,” jelasnya.

Melalui gerakan itu, setiap anggota DPRD dan kepala daerah kader PDI Perjuangan diwajibkan untuk mendampingi kelompok tani, menanam pohon bahan makanan pendamping beras dan mendorong peningkatan nilai ekonomi komoditi pertanian.

Bahan pangan pendamping beras sebetulnya bernilai ekonomi yang tinggi, namun tergeser oleh pola konsumsi beras yang sudah sangat mengakar di masyarakat.

Nilai ekonomi singkong , misalnya, dapat dilihat dari nilai perdagangan singkong dan produk olahannya. Singkong juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti tepung, keripik, dan gaplek. 

Pada 2023, nilai perdagangan bahan baku singkong di Indonesia mencapai Rp 20 triliun per tahun.  Indonesia merupakan salah satu negara penghasil singkong terbesar di dunia. 

Selain itu, singkong kaya akan vitamin A, vitamin C, dan beta-karoten, bermanfat sebagai sumber energi yang rendah lemak dan bebas kolesterol, mampu tumbuh baik di lahan subur maupun marjinal, serta teknologi budidayanya sederhana.

“Satu batang pohon singkong dapat menghasilkan sekitar 7 kg singkong. Bisa dihitung, berapa besar volume produksi apabila ditanam dalam skala luas,” jelas Agustina.

Dia menambahkan, gerakan pendampingan menanam pohon bahan pangan pendamping beras akan menjadi acara berkala yang dilaporkan setiap tahun pada hari ulang tahun Ibu Mega.

“ini sebagai hadiah Istimewa dari para kader PDI Perjuangan kepada Ibu Mega yang pada 23 Januari 2025 berulang tahun ke-78,” kata Agustina.

Baca Lainnya

DPRD Kota Bekasi Dorong Evaluasi dan Komitmen Pendidikan Berkualitas

2 Mei 2026 - 14:41 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, H. Achmad Rivai

Presiden Prabowo Umumkan Paket Perlindungan Pekerja

2 Mei 2026 - 12:28 WIB

Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Kota Bekasi: Ini Prioritas Darurat

2 Mei 2026 - 11:31 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti

Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

1 Mei 2026 - 15:07 WIB

Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji

1 Mei 2026 - 14:40 WIB

Trending di News