Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Borong Aspirasi Warga Kaliabang Tengah DPRD Kota Bekasi, Kamil Syaikhu Dorong Percepatan Perda Sampah dan Pelatihan Disabilitas DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim Soroti Banjir dan Nasib Juru Parkir DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti Dorong Aspirasi Masyarakat Sejalan dengan Fokus Belanja Pemerintah Rano Karno: Jakarta dan Cianjur Tak Boleh Jalan Sendiri Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif

News

DPD PDI Perjuangan Jateng Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan

badge-check


					DPD PDI Perjuangan Jateng Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan Perbesar

Matras News, Semarang – DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui gerakan makanan pendamping beras.

Sebab, PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai yang konsern dengan isu ketahanan pangan melalui budidaya bahan makanan pendamping beras.

Apalagi, gerakan budidaya bahan pangan pendamping beras itu diamanatkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.

Hal itu ditegaskan Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti kepada wartawan di Kantor DPD PDIP Jateng (Panti Marhaen) pada, Kamis 23 Januari 2025.

“PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap makanan pendamping beras, tidak hanya sebagai retorika politik, melainkan sebagai tindakan dan aksi nyata.

Hal ini sejalan dengan visi Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” kata Agustina, yang juga Walikota terpilih Kota Semarang.

Arahan Megawati untuk gerakan makanan pendamping beras pertama kali disampaikan saat pandemi Covid-19 melanda.

Megawati mengutip pernyataan Bung Karno yang mengatakan perut rakyat harus kenyang. Kalau lapar pikiran tidak jernih. Kalau mau perut rakyat kenyang maka apa yang dimakan. Oleh karena itulah pendamping beras harus diperkuat.

Megawati juga mendorong agar para kepala daerah menciptakan ketersediaan dan kedaulatan pangan, jangan bergantung terus ke pemerintah pusat atau bergantung ke APBD.

Megawati pun meminta kepala daerah dari PDIP jangan banyak berilusi, di awang-awang, tetapi harus melakukannya.

Dijelaskan, ada 10 bahan pokok pengganti beras, yakni singkong, jagung, pisang, sagu, ubi, hanjeli, porang, sorgum, sukun dan talas. Dari 10 jenis tanaman itu, sebagian besar dapat dibudidayakan di wilayah Jawa Tengah.

Sebagai upaya menggalakkan gerakan itu, sekaligus dalam rangkaian merayakan HUT ke-52 PDI Perjuangan, sekaligus menjadi kado ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar ‘’Kontes Pendampingan Menanam Pohon 10 Bahan Pangan Pendamping Beras’’.

“Peserta terdiri dari para anggota Fraksi PDIP di DPRD Jawa Tengan, DPRD kabupten/ kota, para kepala daerah dan wakil kepala daerah serta para kepala daerah terpilih dan wakil kepala daerah terpilih dari PDI Perjuangan,” jelasnya.

Melalui gerakan itu, setiap anggota DPRD dan kepala daerah kader PDI Perjuangan diwajibkan untuk mendampingi kelompok tani, menanam pohon bahan makanan pendamping beras dan mendorong peningkatan nilai ekonomi komoditi pertanian.

Bahan pangan pendamping beras sebetulnya bernilai ekonomi yang tinggi, namun tergeser oleh pola konsumsi beras yang sudah sangat mengakar di masyarakat.

Nilai ekonomi singkong , misalnya, dapat dilihat dari nilai perdagangan singkong dan produk olahannya. Singkong juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti tepung, keripik, dan gaplek. 

Pada 2023, nilai perdagangan bahan baku singkong di Indonesia mencapai Rp 20 triliun per tahun.  Indonesia merupakan salah satu negara penghasil singkong terbesar di dunia. 

Selain itu, singkong kaya akan vitamin A, vitamin C, dan beta-karoten, bermanfat sebagai sumber energi yang rendah lemak dan bebas kolesterol, mampu tumbuh baik di lahan subur maupun marjinal, serta teknologi budidayanya sederhana.

“Satu batang pohon singkong dapat menghasilkan sekitar 7 kg singkong. Bisa dihitung, berapa besar volume produksi apabila ditanam dalam skala luas,” jelas Agustina.

Dia menambahkan, gerakan pendampingan menanam pohon bahan pangan pendamping beras akan menjadi acara berkala yang dilaporkan setiap tahun pada hari ulang tahun Ibu Mega.

“ini sebagai hadiah Istimewa dari para kader PDI Perjuangan kepada Ibu Mega yang pada 23 Januari 2025 berulang tahun ke-78,” kata Agustina.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Borong Aspirasi Warga Kaliabang Tengah

15 Februari 2026 - 00:37 WIB

FOTO: Ketua DPRD Kota Bekasi, DR. Sardi Efendi, S.Pd., MM, menyerap aspirasi warga dalam kegiatan reses yang digelar di RW 21, Perumahan Alinda Kencana, Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara

DPRD Kota Bekasi, Kamil Syaikhu Dorong Percepatan Perda Sampah dan Pelatihan Disabilitas

14 Februari 2026 - 19:18 WIB

IMG 20260214 172250 HDR copy 476x357

DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim Soroti Banjir dan Nasib Juru Parkir

14 Februari 2026 - 17:50 WIB

Arif Rahman Hakim

DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti Dorong Aspirasi Masyarakat Sejalan dengan Fokus Belanja Pemerintah

14 Februari 2026 - 16:28 WIB

IMG 20260214 150246 218 copy 867x529

Rano Karno: Jakarta dan Cianjur Tak Boleh Jalan Sendiri

14 Februari 2026 - 10:53 WIB

1771040892774
Trending di News
error: Matras News