MATRASNEWS, BEKASI – Dengan sasaran utama para bidan se-Kota Bekasi, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, helat bimbingan teknis (Bimtek) bagi para bidan yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang diselenggarakan di Gedung Teknis Rawalumbu Kota Bekasi, Jumat 21/11/2025.
Dari penuturan Kepala Dinas DPPKB Kota Bekasi, dr. Kusnanto, bimtek KB pasca salin yang dilakukan kali ini, sebagai upaya pihaknya dalam mengendalikan jumlah penduduk, khususnya angka kelahiran di Kota Bekasi.
“Bimtek yang diberikan kepada para 130 bidan kali ini diharapkan mampu membantu melakukan sosialisasi serta edukasi kepada pasangan suami istri terkait pentingnya menjaga jarak angka kelahiran buah hati. Minimal para bidan ini bisa menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan KB pasca salinnya,” terang dr. Kusnanto, Sabtu 22/11/2025.

Lanjut dr. Kusnanto menjelaskan, bimtek KB pasca salin ini dianggap sangat penting, karena bagian dari tugas dari pengendalian penduduk di dinasnya.
“Kenapa ini penting, karena berkaitan dengan pertambahan penduduk nantinya. Jadi, pertambahan penduduk jangan cepat bertmbh karena nantinya akan banyak masalah yang timbul, mulai dari ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Dinas DPPKB Kota Bekasi juga mengingatkan kembali kepada para peserta bimtek terkait pentingnya melakukan sosialisasi serta edukasi tentang penggunaan KB IUD, implan maupun suntik kepada para pasangan suami istri.
“Dengan fokus ber-KB setelah melahirkan, kami berharap para bidan ini melakukan sosialisasi terkait jenis KB serta manfaat sebagai peserta KB-nya,” harapnya.
Selain menggandeng para bidan, DPPKB Kota Bekasi juga akan melakukan bimtek terhadap puskesmas, petugas lapangan DPPKB, Dinkes, PKK, rumah sakit hingga, klinik.
“Target dari kegiatan ini para pasangan suami istri paham akan kesehatan reproduksi dan bagaimana mereka harus menjaganya,” tutupnya.
Cek Berita lain di Google News







