Menu ✖

Breaking News

Gaya Hidup Sehat

Pfizer Dorong Akses Inovasi untuk Lawan ‘Pandemi Senyap’ AMR

badge-check

Pfizer Dorong Akses Inovasi untuk Lawan ‘Pandemi Senyap’ AMR Perbesar


Ancaman Nyata di Tengah Keterbatasan Terapi

MATRASNEWS, JAKARTA – Resistensi antimikroba (AMR) atau kondisi bakteri kebal antibiotik menjadi ancaman kesehatan global serius yang disebut sebagai silent pandemic. Data Global Research on Antimicrobial Resistance (GRAM) mencatat pada 2021 sekitar 36.500 kematian di Indonesia disebabkan langsung oleh AMR, sementara 147.000 kematian terkait dengan infeksi bakteri resisten. Lansia menjadi kelompok paling rentan dengan estimasi 61.500 kematian pada tahun yang sama. WHO memproyeksikan jika tidak ditangani, AMR dapat menyebabkan 10 juta kematian per tahun secara global pada 2050.

Data Riset Ungkap Tingginya Resistensi Bakteri

Surveilans Pfizer ATLAS (2020-2024) terhadap 245.326 sampel bakteri dari rumah sakit global menemukan satu dari empat bakteri (25,25%) sudah multidrug-resistant (MDR) atau kebal terhadap beberapa kelas antibiotik. Sebanyak 9,56% bakteri masuk kategori difficult-to-treat resistant (DTR) yang tidak merespons terapi standar sama sekali. Dari sampel tersebut, 4.442 isolat klinis teridentifikasi memproduksi enzim metallo-beta-lactamase (MBL) yang mampu merusak antibiotik golongan karbapenem—lini akhir pengobatan infeksi berat. Lebih dari 24% isolat berasal dari unit perawatan intensif (ICU), tempat pasien paling kritis dirawat.

Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci

Menanggapi urgensi ini, Pfizer menghadirkan kombinasi antibiotik inovatif aztreonam dan avibactam yang telah mendapatkan Nomor Izin Edar dari BPOM. Obat ini dirancang untuk melawan infeksi bakteri penghasil MBL melalui mekanisme dua lapis: aztreonam menyerang bakteri sekaligus tahan alami terhadap enzim MBL, sementara avibactam melindungi aztreonam dari enzim resistensi lain. Kehadiran inovasi ini sejalan dengan Strategi Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba 2025-2029 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan bersama WHO.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

YDKI dan Primaya Hospital Bekasi Barat Aktivasi Klub Stroke ke-44

1 Nov 2026 - 16:20 WIB

YDKI dan Primaya Hospital Bekasi Barat Aktivasi Klub Stroke ke-44

Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan, 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

22 Okt 2026 - 00:09 WIB

Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan, 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Skrining PTM di SMP hingga SMA

21 Okt 2026 - 01:08 WIB

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Skrining PTM di SMP hingga SMA

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Pantau Kesehatan Lansia Lewat Kunjungan Rumah

21 Okt 2026 - 00:27 WIB

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Pantau Kesehatan Lansia Lewat Kunjungan Rumah

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Jaring 500 Peserta Skrining TBC

18 Okt 2026 - 00:03 WIB

Puskesmas Jaka Mulya Kota Bekasi Jaring 500 Peserta Skrining TBC
Trending di Gaya Hidup Sehat