Menu

Mode Gelap
Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman Rusia Siap Bangun Kilang & Storage Minyak di Indonesia BPSDMP Genjot Sosialisasi SIPENCATAR 2026 Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa

Bisnis

Dukung Geliat Industri Pariwisata, Kredivo dan Airasia Hadirkan Opsi Pembayaran Paylater Bunga 0% untuk Tiket Pesawat

badge-check


					Dukung Geliat Industri Pariwisata, Kredivo dan Airasia Hadirkan Opsi Pembayaran Paylater Bunga 0% untuk Tiket Pesawat Perbesar

Matrasnews.com – Kredivo, platform pembayaran berbasis digital “Buy Now Pay Later” terdepan di Indonesia dengan lisensi multifinance, menjalin kemitraan strategis dengan AirAsia, maskapai berbiaya hemat (LCC) terkemuka di Asia Tenggara. Di tengah industri pariwisata yang mulai kembali bergeliat, kerjasama ini diharapkan dapat mendorong sinyal positif tersebut dengan tersedianya opsi pembayaran paylater bagi pelanggan AirAsia. 

Kemitraan ini memungkinkan pelanggan AirAsia untuk memilih metode pembayaran Kredivo di situs resmi dan juga aplikasi AirAsia. Pelanggan dapat memilih metode bayar dalam 30 hari atau cicilan 3 bulan dengan bunga 0%, juga metode cicilan 6 dan 12 bulan dengan bunga hanya 2,6% per bulan.

Didukung oleh kemampuan artificial intelligence buatan sendiri, para pengguna dapat memanfaatkan persetujuan instan Kredivo serta fungsi checkout 2 klik, sehingga mereka dapat membeli tiket tanpa mengalami berbagai hambatan. Hal ini memudahkan masyarakat untuk dapat menikmati penerbangan terjangkau dengan fasilitas yang berkualitas ke berbagai destinasi, dengan opsi pembayaran cicilan yang mudah, aman, dan cepat.

Lily Suriani – General Manager Kredivo mengatakan, “Saat ini masyarakat sudah kembali melakukan perjalanan seiring dengan dilonggarkannya pembatasan mobilitas. Dengan hadirnya opsi paylater atau cicilan yang mudah dan terjangkau dari Kredivo di seluruh platform AirAsia, tentunya bisa membantu mereka untuk mengatur cash flow secara cermat terutama ketika perekonomian masyarakat masih terdampak oleh pandemi. Kemitraan ini juga menjadi strategi kami untuk terus menjangkau masyarakat yang lebih luas dan hadir di berbagai aktivitas perekonomian masyarakat dengan memberikan fasilitas paylater.”

Sementara itu, Priska Lampangateia, Senior Manager Marketing AirAsia Indonesia mengatakan, “Kami sangat menyambut baik kemitraan dengan Kredivo, yang menghadirkan opsi pembayaran fleksibel bagi para pelanggan kami.

Selain itu, digitalisasi juga telah menjadi fokus kami dalam beberapa tahun ini, sehingga opsi pembayaran berbasis digital telah menjadi preferensi dari pelanggan kami yang saat ini juga semakin bertransformasi menjadi serba digital. Kami berharap kemitraan ini semakin memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan travelingnya sehingga dapat mendukung kebangkitan industri pariwisata dan transportasi.”

Lebih lanjut, berdasarkan riset Perilaku Konsumen E-Commerce Indonesia 2021 yang dilakukan oleh Kredivo dan Katadata Insight Center, menunjukkan bahwa selama 2020 rata – rata nilai transaksi untuk kategori pesawat, hotel, dan perjalanan mengalami penurunan drastis hingga 50%.

Penurunan ini utamanya disebabkan karena adanya pemberlakuan pembatasan perjalanan selama pandemi yang terjadi sejak Maret 2020. Kemitraan antara Kredivo dan AirAsia diharapkan dapat mendukung animo masyarakat yg mulai meningkat dalam melakukan perjalanan dengan pesawat, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang baik dan bertanggung jawab.

(*) Matrasnews.com

Baca Lainnya

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

16 April 2026 - 00:08 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

13 April 2026 - 19:39 WIB

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

7 April 2026 - 00:08 WIB

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%
Trending di Bisnis