Matras News, Jakarta – Penggiat Seni Budaya Betawi SILIBET bersama KOMINDA (Komite Intelejen Daerah) menggelar Talk Show Focus Group Discussion (FGD) metode riset kualitatif bertajuk “Generasi Muda Jakarta Bersama Memerangi Radikalisme Dalam Rangka Mewujudkan Jakarta Aman”.
Bertempat di hotel Grand Kemang Jakarta Selatan pada, Kamis (28/12/2023). Turut hadir, komunitas budaya betawi SILIBET art community, beberapa element masyarakat, para seniman penggia budaya Betawi.

Turut hadir, indra Lesmana salah satu pemerhati terorisme dan juga pakar psikolog memberikan arahan tentang bahaya radikalisme dan terorisme
Sementara, Hendro Fernando salah satu mantan narapidana (napi) terorisme yang juga terlibat dalam kejadian Bom Thamrin memberikan pengalaman kepada penggiat budaya betawi, tentang ciri ciri kerja jaringan terorisme dan juga masukan dana serta cara kerja di media sosial.

Ramdani Silibet selaku ketua panita dan juga sekaligus pembicara penggiat pelaku seni budaya Betawi berharap,” dari diskusi ini akan menambah wawasan dan juga antisipasi bagi penggiat budaya betawi dan juga anak muda yang rentan dengan pengaruh jaringan terorisme ini,” tutup Mardani.
Oleh: Arifin Brata











