Menu ✖

Breaking News

News

Forkim: Diduga PJ walikota Bekasi Tidak Netral Gelar Turnamen Sepak Bola Aparatur Kecamatan  

badge-check

Forkim: Diduga PJ walikota Bekasi Tidak Netral Gelar Turnamen Sepak Bola Aparatur Kecamatan   Perbesar

Matras News, Bekasi – Menunjukkan Pj Kepala Daerah Kota Bekasi belum cukup optimal dalam mengawal netralitas ASN kota Bekasi. Ketua Forkim, Mulyadi angkat bicara,” Saya meragukan kesucian PJ walikota Bekasi Raden Gani dalam konteks Pemilu dan menduga bahwa dia di utus sebagai kepala daerah di Kota Bekasi untuk Proyek memenangkan salah satu Paslon pemilu 2024,” ucap Mulyadi

Mulyadi mengatakan Intervensi politik masih menjadi biang utama yang membuat ASN Kota Bekasi melanggar netralitas. Oleh karena itu, Pj walikota Bekasi pada momen ini memegang peran penting dalam menjaga netralitas di lingkup birokrasi.

Mulyadi Menjelaskan pada umumnya dalam kegiatan sepak bola yang di selenggarakan di stadion candrabhaga itu adalah bentuk obyek politisasi jelang pemilu.

Jadi mustahil hal tersebut tanpa ketidak kesengajaan dilakukan Sejumlah camat di kota Bekasi dengan membentangkan Paslon nomor urut dua (2).

Serta menduga bahwa PJ walikota Bekasi Raden Gani melakukan kesepakatan dengan Bank Jabar Banten (BJB) yang dilaksanakan secara diam-diam mengarahkan camat se-kota Bekasi untuk terlibat politik Praktis sebagai bentuk dukungan salah satu paslon Capres.

Mulyadi mengatakan Publik sudah melihat ini adalah bentuk ketidak netralan seorang PJ walikota Bekasi datang ke kota Bekasi untuk merusak kontestasi Pemilu mendatang dengan cara menunjukan.

Melakukan Cawe-Cawe soal capres padahal dirinya datang ke kota Bekasi untuk Pengisian jabatan kepala daerah yang kosong tersebut.

Sejatinya merupakan upaya untuk tetap menjamin terpenuhinya pelayanan publik dan tercapainya kesejahteraan masyarakat di daerah kota Bekasi tanpa kepentingan politik apapun.

Mulyadi mengatakan hilangnya Netralitas di kota Bekasi adanya Dualisme Moral ini yang pertama adalah pimpinan atau pejabat daerah ini yang sebenarnya mengarah bawahannya.

Jadi kalo dalam terori Komunikasi Politik kita sebut (Dramaturgis) istilahnya ada yang berperan melalui panggung depan maupun peranan dibelakang panggung,  jadi kalau kedua aitem berlaku, maka dipastikan sulit untuk melahirkan sikap Netralitas ASN,” kata Mulyadi

Oleh karena itu untuk melahirkan pemimpinan yang berkulatas terpilih sesuai pilihan rakyat, maka sudah sepatutnya Para Pemimipin atau Pejabat kota Bekasi untuk memberikan contoh sikap baik kepada bawahan masing.

Sehingga  benar benar bisa melahirkan sikap Netralitas ASN dalam menyukseskan Pemilu tahun 2024 mendatang. “Saya akan terus mengawasi proyek yang diniatkan untuk Kejahatan dalam masa Pemilu di kota Bekasi,” kata Mulyadi

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Desas Desus Penangkapan Mantan Kapolri Merebak, Mabes Polri Belum Beri Kepastian

3 Nov 2026 - 15:40 WIB

Desas Desus Penangkapan Mantan Kapolri Merebak, Mabes Polri Belum Beri Kepastian

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Buntut Gruduk Ponpes Hamalatul Quran

3 Nov 2026 - 13:48 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Buntut Gruduk Ponpes Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Pemeriksaan Propam

3 Nov 2026 - 13:47 WIB

Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Pemeriksaan Propam

Letjen Widi Minta Dibebaskan dalam Kasus Lahan Carui

3 Nov 2026 - 10:05 WIB

Letjen Widi Minta Dibebaskan dalam Kasus Lahan Carui

BPJPH Kecam Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Haikal Hasan: Tindakan Memalukan

2 Nov 2026 - 00:08 WIB

BPJPH Kecam Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Haikal Hasan: Tindakan Memalukan
Trending di News