Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

Info Akademia

France Alumni Day 2025: Sinergi Prancis-Indonesia Hadapi Transformasi Dunia Kerja

badge-check

France Alumni Day 2025: Sinergi Prancis-Indonesia Hadapi Transformasi Dunia Kerja Perbesar

Matras News – Memperkuat kemitraan bisnis dan pendidikan dengan Indonesia, Kedutaan Besar Prancis di Indonesia melalui Institut français d’Indonésie (IFI) dan Campus France menyelenggarakan France Alumni Day 2025.

Acara tahunan ini menjadi wadah pertemuan bagi para profesional Indonesia lulusan perguruan tinggi Prancis dengan perusahaan-perusahaan Prancis dan Indonesia untuk membangun jejaring, berbagi pengetahuan, dan menciptakan kolaborasi strategis.

Digelar dua pekan setelah kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia, acara ini semakin menegaskan kedekatan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pendidikan dan diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy).

Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Prancis-Indonesia, di mana para alumni berperan sebagai jembatan berkelanjutan antar kedua bangsa.

Prancis menempati peringkat ketiga dalam Shanghai Ranking 2024 sebagai negara dengan jumlah perguruan tinggi terbaik terbanyak.

Untuk memperkuat daya tariknya, Prancis gencar mempromosikan kebijakan pendidikan melalui Campus France, yang memiliki jaringan luas di Indonesia, termasuk di Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Mengusung tema “The Future of Work: How AI and Automation Will Shape Our Jobs”, France Alumni Day 2025 mendiskusikan transformasi global di dunia kerja.

Panelis dari berbagai institusi ternama seperti Blue Bird Group, Robert Walters, dan Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) membahas dampak kecerdasan buatan dan otomasi terhadap lanskap industri dan karier masa depan.

Selain diskusi, acara ini juga menawarkan sesi mentoring karier bagi lulusan baru dan masyarakat umum, dipandu oleh alumni senior yang telah sukses di berbagai bidang.

Tak kalah menarik, pameran inovasi menampilkan startup dan bisnis yang didirikan alumni, serta perusahaan Prancis-Indonesia yang membuka peluang rekrutmen dan kemitraan.

Lebih dari 500 peserta, termasuk perekrut, pengusaha, dan pembuat kebijakan, hadir dalam ajang ini. Salah satu sorotan utama adalah presentasi dari I Dewa Made Agung Kertanegara, alumni Université Panthéon-Sorbonne dan staf ahli Menteri/Kepala Badan Gizi Nasional.

Ia memaparkan kontribusinya dalam program “Makan Siang Bergizi”, sebuah bukti nyata peran alumni dalam mendorong kebijakan publik dan kesejahteraan sosial.

France Alumni Day 2025 juga memberikan penghargaan kepada para alumni yang berkontribusi signifikan dalam mempererat hubungan Prancis-Indonesia, mulai dari diplomasi, teknologi, hingga kesehatan.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide, tetapi juga peluang bisnis dan rekrutmen. Perusahaan-perusahaan Prancis dan Indonesia memanfaatkan momen ini untuk mencari talenta baru dan menjajaki kolaborasi internasional.

Dengan semangat “Sinergi untuk Masa Depan”, France Alumni Day 2025 membuktikan bahwa alumni Prancis-Indonesia adalah aktor kunci dalam menghadapi tantangan global dan memajukan pembangunan nasional.

France Alumni Indonesia adalah jaringan resmi yang dibentuk oleh Kedutaan Prancis untuk mempertemukan para lulusan Prancis di Indonesia. Platform ini mendukung pengembangan karier, jejaring, dan pertukaran pengetahuan di berbagai sektor.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

60 Ribu Calon Mahasiswa Baru Tidak Daftar Ulang

17 Juli 2026 - 07:41 WIB

Manusia di Zaman Edan: The Lead Institute Paramadina Bahas Kritik Herbert Marcuse dan Cak Nur

9 Juli 2026 - 00:09 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN “Menindas” PTS

9 Juli 2026 - 00:08 WIB

Ketimpangan Pendidikan Tinggi: Rektor Paramadina Sebut PTN "Menindas" PTS

Misteri Kuota SMPN 1 Sukaraja Bogor: 33 Siswa Gugur, Data Ditutup Rapat, Disdik Bungkam

9 Juli 2026 - 00:05 WIB

Revisi UU Sisdiknas, Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Anggaran Pendidikan

9 Juli 2026 - 00:03 WIB

Trending di Info Akademia