Menu

Mode Gelap
Stasiun JIS Resmi Layani KRL, Tarif Promo Rp1 17 Archipelago Hotels di Jakarta Ajak Wisatawan Menikmati Jakarta Lebih Dekat Penataan Pasar Baru dan Pondok Gede Kunci Pembenahan Kota Bekasi Disdukcapil Kota Bekasi Tingkatkan Tertib Administrasi Kependudukan Penahanan Roy Suryo Dokter Tifa Ditangguhkan Pemadaman Listrik, Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan Publik Tetap Prima

News

Hindari Hoax dan Sara demi Pemilu yang Sehat di 2024

badge-check


					Hindari Hoax dan Sara demi Pemilu yang Sehat di 2024 Perbesar

Matras News – Hoax dan Sara menjelang masa pemilu menjadi hal yang harus diwaspadai oleh masayrakat agar terciptanya pemilu yang sehat.

Masyarakat diharapkan mampu memilah Informasi secara cermat agar terhindar dari hoax di ruang digital.

Salah satu antisipasi yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) adalah dengan memberikan materi mengenai kemampuan Literasi Digital kepada masyarakat umum.

Iman Nur Rosyadi, seorang pakar dalam bidang komunikasi dan informasi, membuka seminar dengan membahas secara komprehensif tentang hoax dan sara.

Menyoroti pengertian dan dampaknya, Iman menekankan pentingnya kritisisme masyarakat dalam menyikapi informasi yang diterima.

“Hoax dan sara bukan hanya sekadar informasi palsu atau ujaran kebencian. Mereka dapat merusak keberlanjutan demokrasi dan merugikan masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Iman melanjutkan bahwa, potensi konflik merupakan salah satu tantangan politik memasuki masa-masa pemilu seperti sekatang ini.

“Masyarakat umum utamanya peserta yang mengikuti kegiatan hari ini diharapkan mampu menyuarakan aspirasi politik dengan dialog-dialog konstruktif yang demokratis,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Bonardo T Sianturi, seorang penggiat literasi digital, menghadirkan sudut pandang yang menarik tentang peran literasi digital di tengah masyarakat Indonesia.

“Literasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga kemampuan kita dalam memilah, menganalisis, dan menyusun informasi secara bijaksana,” ujarnya.

Bonardo melanjutkan pemaparannya dengan mengajak peserta untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas di era digital ini sembari menyajikan data-data mengenai hoax dan sara yang patut diwaspadai menjelang masa-masa politik.

Dengan keseluruhan presentasi narasumber, peserta seminar mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai bahaya hoaks dan sara, dinamika politik menjelang Pemilu 2024, dan pentingnya literasi digital sebagai alat untuk melawan informasi yang merugikan.

Kegiatan Seminar Literasi Digital dengan tema Bijak dan Cerdas Jauhi Judi Online merupakan salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2024. Acara dihadiri 200 peserta secara luring di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun awareness masyarakat terhadap bahaya hoax dan sara menjelang pemilu 2024.

Baca Lainnya

Penataan Pasar Baru dan Pondok Gede Kunci Pembenahan Kota Bekasi

23 Juni 2026 - 00:13 WIB

Disdukcapil Kota Bekasi Tingkatkan Tertib Administrasi Kependudukan

23 Juni 2026 - 00:01 WIB

Penahanan Roy Suryo Dokter Tifa Ditangguhkan

22 Juni 2026 - 20:03 WIB

Pemadaman Listrik, Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan Publik Tetap Prima

22 Juni 2026 - 16:19 WIB

Wali Kota Bekasi Puji Keberhasilan Sensus Penduduk, Lanjut ke Sensus Ekonomi

22 Juni 2026 - 16:06 WIB

Trending di News