Menu

Mode Gelap
Kemenpar Dorong Penguatan Bebas Visa untuk Kejar Target Turis Kemenko Kumham Imipas Formulasikan Strategi Deregulasi untuk Genjot Investasi Kemenhub Buka Peringatan Hari Pelaut Sedunia 2026 Ekonomi Tumbuh 5%, Jumlah Miskin Justru Bertambah Wali Kota Bekasi Evaluasi Kendala Presensi Mobile Ratusan ASN Paski dan Ancol Gelar Hiburan Komedi di Pasar Seni

Gaya Hidup Sehat

Ibu yang Berisiko Mengalami Komplikasi Kehamilan

badge-check


					Ibu yang Berisiko Mengalami Komplikasi Kehamilan Perbesar

Matras News – Komplikasi kehamilan bisa saja menyerang siapapun termasuk menyerang ibu dengan kondisi sehat.

Tetapi ibu yang memiliki riwayat penyakit tertentu lebih berpotensi mengalaminya.

Berikut penjelasana dr Mervinna Giovanni, M.Biomed, SpOG Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Primaya Hospital Pasar Kemis.

Berikut beberapa di antaranya:

  • Kanker
  • Kencing manis
  • Tekanan darah tinggi 
  • Masalah ginjal
  • Infeksi Menular Seksual (IMS)
  • Anemia
  • Epilepsi

Selain ibu yang menderita penyakit tertentu, komplikasi selama kehamilan dapat muncul karena alasan lain. Ingin tahu apa saja itu?

BACA: Huawei Siapkan Jaringan Komunikasi Operasional KA Cepat Whoosh

Ini daftar lengkapnya:

Mengalami gangguan makan, seperti anoreksia

  • Hamil di atas 35 tahun
  • Hamil di bawah 20 tahun 
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Merokok dan minum minuman beralkohol
  • Hamil anak lebih dari satu 
  • Ada riwayat melahirkan secara prematur 
  • Pernah mengalami keguguran
  • Kelebihan berat badan
  • Mengalami masalah makan, seperti anoreksia 

Cegah Komplikasi Kehamilan dengan Melakukan Hal Ini!

Dari penyebab komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan pada pemaparan di atas, ada beberapa penyebab yang dapat Anda cegah dengan cara-cara khusus.

Untuk mencegah kemunculannya atau memperburuk kondisinya, perhatikan hal-hal berikut:

Usahakan memiliki badan yang sehat dengan berhenti merokok, tidak minum minuman beralkohol, mencapai berat badan normal, dan tidak menggunakan narkoba.

  • Tidak melewatkan pemeriksaan prenatal, ultrasound, dan tes khusus.
  • Mengkonsultasikan ke dokter ketika ada gejala yang mengganggu.

Menjaga pola hidup sehat selama kehamilan dengan mengonsumsi makanan bergizi, olahraga rutin, dan menghindari makanan yang buruk untuk kesehatan.

Kurangi tingkat stres selama kehamilan karena akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan janin.

Mengkonsumsi vitamin prenatal yang dokter resepkan dan hindari mengkonsumsi obat jenis apapun selama kehamilan kecuali atas saran dokter. 

Makan makanan yang sehat dan mengandung serat tinggi seperti buah dan sayur. 

Lalu Kapan Harus Ke Dokter?

Menjaga kesehatan selama kehamilan merupakan keharusan para bunda. Tetapi apabila tiba-tiba merasakan gejala-gejala tidak wajar, segera hubungi dokter supaya mendapatkan diagnosa sesuai masalah yang sedang Anda alami. 

Gejala-gejala yang muncul setiap orangnya bisa saja berbeda karena berkaitan dengan kondisi kesehatan, obat yang ia konsumsi, kebiasaan hidup, dan imunitasnya. Supaya lebih waspada.

Simak beberapa gejala berikut:

  • Vagina tiba-tiba mengalami pendarahan berkelanjutan 
  • Sakit perut
  • Adanya pembengkakan di area tangan dan wajah 
  • Suhu tubuh meninggi 
  • Timbul sakit kepala yang cukup parah
  • Mengalami pusing
  • Muntah secara terus menerus
  • Penglihatan buram meski tidak ada riwayat penyakit mata

Mewaspadai terhadap adanya komplikasi kehamilan meningkatkan keselamatan ibu dan juga janin di dalam kandungannya.

Para ibu dengan berbagai masalah kesehatan perlu mewaspadai adanya komplikasi ini karena lebih rentan mengalaminya dari pada ibu yang sehat. 

Baca Lainnya

BMHS Bangun Jembatan Penghubung RS Bunda Jakarta

13 Juni 2026 - 00:10 WIB

Kemenkes Dukung Penuh SKB Layanan Terpadu Perempuan dan Anak

6 Juni 2026 - 01:01 WIB

RSUD Jatisampurna Serahkan SK kepada 54 PPPK Paruh Waktu

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

RSUD Jatisampurna Serahkan SK kepada 54 PPPK Paruh Waktu

Kerja sama RI-Korsel di Bidang Kesehatan Diperkuat

4 Juni 2026 - 13:31 WIB

Tips Agar Tetap Sehat Konsumsi Daging Saat Idul Adha

27 Mei 2026 - 17:24 WIB

Trending di Gaya Hidup Sehat