Menu

Mode Gelap
Menaker Tekankan Tata Kelola Ketenagakerjaan Berdampak bagi Masyarakat Puluhan Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Negara Selamatkan Rp32,9 Miliar Keputusan MSCI Jadi Sinyal Positif, Kini Fase Pembuktian bagi Pasar Modal Indonesia Registrasi Biometrik SIM Card Diresmikan, Keamanan Digital Nasional Dikunci Kemenhub Awasi PPN DTP Tiket Pesawat Temu Karya Karang Taruna VII Digelar, Wali Kota Dorong Pemuda Melek Global

Tekno

Ingat Etika Bermedia Sosial, Bebas Berekspresi Tanpa Kebablasan

badge-check


					Ingat Etika Bermedia Sosial, Bebas Berekspresi Tanpa Kebablasan Perbesar

Matras News – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) berkomitmen meningkatkan literasi digital masyarakat menuju Indonesia #MakinCakapDigital2024 dan beretika bermedia sosial.

Dalam rangka mewujudkan target tersebut, Kominfo RI kembali menggelar kegiatan webinar Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dengan tema “Etika Bebas Berpendapat di Dunia Digital” pada Jumat (15/3/2024).

Indeks literasi digital Indonesia pada 2023 berada di angka 3,65 dari skala 1-5. Angka ini berada di tingkat sedang, sekaligus menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 3,54.

Sosisalisasi perihal literasi digital kepada masyarakat semakin urgen. Kebebasan berekspresi di media sosial kerap bablas sehingga berujung pada jeratan hukum. Dirut PT Madina Sukses Berkah dan Pandu Digital Madya Kemkominfo, Bahruddin mengatakan, masyarakat harus memahami adanya etika di media digital.
“Kita juga harus punya etika dalam berekspresi. Paling penting adalah kita sebagai orang Indonesia punya Pancasila sebagai dasar kita memberikan hal baik kepada orang lain,” ujar Bahruddin saat menjadi pembicara webinar Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (15/3/2024).

Individu harus ingat dunia digital tidak berbeda dengan dunia nyata. Etika, adab, dan tata krama baik yang dimiliki di dunia nyata harus dibawa ke dunia digital.

Dalam kesempatan sama, Pekerja Seni, Tike Priatnakusumah menambahkan, ada etika yang harus diterapkan individu ketika berekspresi dan berpendapat di media sosial. Meski setiap individu memiliki kebebasan berekspresi, ada batasan yang perlu dipatuhi.

“Dalam menyampaikan sesuatu harus tidak mengandung SARA, pornografi, kata-kata kasar. Itu jangan sampai ada, karena ada konsekuensi hukum, tetap ada batasan,” ujar Tike.

Narasumber lain. Digital Marketer, Riskiadi Purwanto mengatakan, kemajuan teknologi memudahkan masyarakat melakukan jualan online. Individu dapat memasarkan produk dagangannya melalui media sosial.

Penjual bisa menarik minat pembeli melalui konten di media sosial. Konten-konten yang menarik bisa memancing calon pembeli mengunjungi toko online di marketplace.

“Pembeli melakukan pembelian setelah melihat produk ketika scrolling di media sosial, sehingga dia mau mencari produk itu dan membelinya,” ujar Riskiadi.
Kegiatan Makin Cakap Digital 2024 merupakan rangkaian program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

Webinar kali ini dihadiri narasumber ahli di bidangnya masing-masing, yaitu Dirut PT Madina Sukses Berkah dan Pandu Digital Madya Kemkominfo, Bahruddin, Digital Marketer, Riskiadi Purwanto, dan Pekerja Seni, Tike Priatnakusumah sebagai Key Opinion Leader (KOL).

Adapun informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dapat diakses melalui Website literasidigital.id atau akun Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo dan YouTube Literasi Digital Kominfo.

Baca Lainnya

Karya Art Deco Ikonik Tamara de Lempicka Kini Hadir di Samsung Art Store

20 Juni 2026 - 13:18 WIB

Schneider Electric Gandeng Foxconn Kembangkan Pusat Data AI Masa Depan

19 Juni 2026 - 00:06 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya

19 Mei 2026 - 00:03 WIB

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

13 April 2026 - 00:12 WIB

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

XLSMART Hadirkan Kecepatan Sampai 500 Mbps Instant Roaming di 75 Negara

6 April 2026 - 00:02 WIB

Trending di Tekno