Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Kapasitas Fiskal Terbatat, Ekspansi Program Prioritas Pemerintah Terganjal Utang

badge-check

FOTO: Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza Perbesar

FOTO: Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza


MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah dihadapkan pada tantangan serius antara ekspansi program prioritas dan keterbatasan kapasitas fiskal negara. Target belanja negara yang mencapai 14,8 persen PDB kontras dengan pendapatan negara yang hanya berkisar 11,82–12,4 persen PDB.

Kesenjangan ini menyebabkan ruang fiskal tetap sempit. Ketergantungan terhadap utang pun masih cukup tinggi.

Reformasi Pajak Jadi Kunci

Pengamat ekonomi, Handi, menegaskan perlunya penguatan reformasi perpajakan secara berkelanjutan. Tanpa itu, ketimpangan pembiayaan pembangunan dikhawatirkan akan terjadi.

“Kita mendukung keberlanjutan kebijakan reformasi perpajakan,” ujarnya.

Ketimpangan Belum Terjawab

Semangat “ekonomi untuk rakyat” dalam pidato Presiden dinilai belum menjawab ketimpangan secara memadai. Target penurunan rasio gini menjadi 0,362–0,367 dinilai positif, tetapi distribusi hasil pertumbuhan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Kebijakan turunan yang lebih dirasakan kelompok menengah dan bawah dinilai perlu dihadirkan pemerintah.

Kualitas Belanja Diragukan

Aspek kualitas belanja juga belum mendapat perhatian serius. Inefisiensi, kebocoran, dan rendahnya multiplier effect—yang tercermin dari ICOR tinggi—dinilai belum dijawab secara sistemik.

Reformasi tata kelola anggaran perlu diperkuat. Peningkatan belanja tidak boleh hanya memperbesar defisit, tetapi juga mendorong produktivitas.

Kredibilitas Implementasi Diuji

Handi mengapresiasi kehadiran Presiden dalam penyampaian KEM-PPKF 2027. Langkah itu menunjukkan kebijakan fiskal ditempatkan sebagai agenda politik nasional.

Tantangan utama kini bukan membangun optimisme, melainkan membangun kredibilitas implementasi. Target besar hanya akan bermakna jika diwujudkan lewat kebijakan yang efektif dan berdampak langsung.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

10 Okt 2026 - 14:16 WIB

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

10 Okt 2026 - 11:39 WIB

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional

10 Okt 2026 - 01:05 WIB

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

7 Okt 2026 - 02:56 WIB

Promo Tiket Whoosh 10.10, Diskon hingga 50 Persen dan Potongan Rp150 Ribu

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi

7 Okt 2026 - 02:35 WIB

Rumah123 Gelar PropVaganza Perdana di Pakuwon Mall Bekasi
Trending di Bisnis