Menu

Mode Gelap
Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory

Bisnis

Kemendag Kembangkan 4 Pilar Daya Saing UMKM

badge-check


					Kemendag Kembangkan 4 Pilar Daya Saing UMKM Perbesar

Matras News, Lampung – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, Kementerian Perdagangan sangat mendukung produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dapat bersaing hingga ke pasar global. Semua pihak dan pemangku kepentingan diharapkan dapat mendukung dan bersinergi agar UMKM memiliki daya saing global melalui konsep empat pilar yang dikembangkan Kementerian Perdagangan.

Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat menghadiri pameran Usaha Kecil Menengah/Industri Kecil Menengah (UKM/IKM) bertajuk ‘Semarak UKM/IKM Lampung Berjaya 2022’ yang diadakan Pemerintah Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Rabu (28/12).

“Kami di Kementerian Perdagangan mengembangkan empat pilar untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM. Keempat pilar tersebut adalah keberadaan UMKM, lokapasar (marketplace), ritel modern, dan perbankan. Upaya ini menjadi salah satu cara Kemendag mendukung pengembangan UMKM,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Mendag Zulkifli Hasan didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pilar pertama adalah UMKM yang harus terbuka terhadap perubahan, inovatif, dan punya kemauan berkembang. Kemudian, pilar lokapasar menjadi penting karena digitalisasi menjadi tren yang harus diikuti agar UMKM mampu meningkatkan daya saing.

Akses digitalisasi UMKM melalui sinergi dengan lokapasar dapat diwujudkan melalui serangkaian pelatihan oleh penyedia layanan lokapasar untuk UMKM. Jika akses ke digitalisasi ini diwujudkan, UMKM dapat menerima berbagai pelatihan seperti pengemasan dan pemasaran.

Sementara itu, pilar ritel modern berperan memberikan akses kemitraan agar jangkauan produk UMKM dapat semakin luas. Pilar ini dapat diwujudkan antara lain melalui ritel-ritel modern yang memasok produk-produk UMKM lokal khas dari suatu daerah. Pilar berikutnya adalah perbankan. Pilar ini berperan memberikan akses pembiayaan bagi UMKM yang antara lain dapat diwujudkan melalui kredit usaha rakyat (KUR).

Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan, Kemendag baru selesai melaksanakan pameran daring Trade Expo Indonesia 2022 yang mencatatkan transaksi USD 15,83 miliar atau setara Rp246,64 triliun. Menurut Mendag, capaian ini dapat terwujud karena kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait, kedutaan besar, dan para pengusaha.

“Kata kuncinya kerja sama. Pemerintah provinsi mengirim produk-produk UMKM terbaik mereka, para duta besar mengirim calon-calon pembeli, perusahaan-perusahaan juga terlibat aktif selama pameran,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan peran penting UMKM bagi perekonomian Provinsi Lampung. Menurutnya, UMKM di Lampung turut berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Lampung, termasuk saat menghadapi pandemi Covid-19.

“Kita memerlukan berbagai upaya untuk pemulihan ekonomi pasca-Covid-19, salah satunya melalui penguatan industri kecil menengah, termasuk UMKM. Hal ini karena UMKM berkontribusi bagi perekonomian Lampung. Saya harap aktivitas seperti ini terus kita lakukan di seluruh kabupaten dan kota. Tujuannya adalah sosialisasi, menggiatkan UMKM, dan mempelajari potensi masing-masing UMKM kabupaten/kota yang dapat kita kembangkan,” ungkap Gubernur Arinal.

Dalam kegiatan kali ini, Mendag Zulkifli Hasan juga memberikan secara simbolis bantuan sarana perdagangan dari Kemendag berupa perbaikan warung kepada sejumlah pemilik warung dan toko kelontong di Provinsi Lampung. Dengan bantuan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan berharap para pemilik warung dan toko kelontong dapat semakin meningkatkan kapasitas usaha.

Acara dilanjutkan Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Arinal dengan mengunjungi stan-stan UMKM di area pameran. Produk-produk yang dipamerkan antara lain tekstil, camilan, kopi, hingga kerajinan tangan.

Mendag Zulkifli Hasan bersama Gubernur Arinal juga meresmikan secara simbolis Gallery sIKaM yaitu platform digital berbasis situs web yang menampilkan data-data produk IKM Provinsi Lampung. Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Arinal juga memberikan penghargaan UKM/IKM unggulan Provinsi Lampung secara simbolis. (jn)

Baca Lainnya

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

16 April 2026 - 00:08 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

13 April 2026 - 19:39 WIB

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

7 April 2026 - 00:08 WIB

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%
Trending di Bisnis