Menu

Mode Gelap
University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

News

Kemenekraf Gelar Fesyen IDE.IND 2025 untuk Pegiat Fesyen Tanah Air

badge-check


					Kemenekraf Gelar Fesyen IDE.IND 2025 untuk Pegiat Fesyen Tanah Air Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (KemenEkraf) membuka pendaftaran program pengembangan fesyen IDE.IND 2025 bagi desainer dan pelaku usaha di enam provinsi. Para peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan intensif dan berkesempatan mengikuti pameran nasional secara gratis. Pendaftaran ditutup pada Jumat, 31 Oktober 2025.

“Fesyen termasuk salah satu subsektor yang paling berkontribusi terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja di industri kreatif. Melalui IDE.IND 2025, kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran, kolaborasi, dan eksposur bagi para pelaku fesyen agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar global,” terang Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, dilansir dari siaran pers KemenEkraf, Selasa, 28 Oktober 2025.

Program Direktorat Fesyen ini menjadi wadah pengembangan bagi pegiat fesyen di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur untuk menciptakan produk unggulan yang berdaya saing tinggi di pasar domestik maupun internasional.

Menurut Direktur Fesyen Kementerian Ekraf Romi Astuti, IDE.IND 2025 merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem fesyen yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kami ingin memastikan pegiat fesyen memiliki akses pada pengetahuan, jejaring, dan peluang pasar yang luas. Program ini bukan hanya fokus pada peningkatan kapasitas kreatif, tetapi juga pada penguatan model bisnis agar jenama lokal dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Romi.

IDE.IND 2025 akan dilaksanakan dengan tiga tahapan utama, yaitu kurasi, bootcamp, dan pameran. Setiap tahapan dirancang untuk memperkuat wawasan peserta tentang tren pasar, strategi bisnis, serta pengembangan kreativitas berbasis budaya lokal yang relevan dengan selera global.

Selama program berlangsung, peserta akan mendapatkan berbagai bentuk pendampingan meliputi peningkatan desain dan kualitas produk, strategi pembiayaan, promosi digital, serta pemasaran berbasis e-commerce.

Peserta juga akan memperoleh materi mengenai sertifikasi produk, hak kekayaan intelektual (HKI), serta sesi berbagi pengalaman bersama jenama fesyen ternama dan praktisi industri kreatif.

Pendaftaran IDE.IND 2025 dibuka mulai 21 sampai 31 Oktober 2025 pukul 23.59 WIB melalui tautan resmi https://ekr.af/ideind2025.

Peserta yang lolos kurasi akan mengikuti pelatihan intensif bersama mentor dan narasumber berpengalaman, serta berkesempatan menampilkan karyanya dalam pameran fesyen nasional tanpa biaya di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jawa Barat.

Melalui IDE.IND 2025, Kementerian Ekraf berkomitmen mencetak jenama fesyen Indonesia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya dan kreativitas, serta mendorong fesyen Indonesia menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.

Cek Berita lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon

18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah

18 Mei 2026 - 00:43 WIB

Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri

16 Mei 2026 - 01:17 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

15 Mei 2026 - 01:42 WIB

Transformasi Tata Kelola JIS, Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro

15 Mei 2026 - 01:09 WIB

Trending di News