Menu ✖

Breaking News

News

Kementerian Kehutanan dan Bareskrim Tindak Tegas Tambang Ilegal di Taman Nasional Gunung Merapi

badge-check

Kementerian Kehutanan dan Bareskrim Tindak Tegas Tambang Ilegal di Taman Nasional Gunung Merapi Perbesar

MATRASNEWS, MAGELANG – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menindak aktivitas tambang pasir ilegal di 36 titik yang beroperasi di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Kemenhut memastikan pihaknya tegas dalam penegakkan hukum di kawasan hutan.

Penindakan dilakukan dalam operasi gabungan pada Senin, 3 November 2025 yang merupakan sinergi antara Dittipidter Bareskrim Polri, Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Polresta Magelang, serta dukungan aktif pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Langkah tegas ini dilakukan menyusul laporan masyarakat dan hasil pemantauan lapangan yang mengungkap adanya aktivitas penambangan pasir tanpa izin di dalam kawasan konservasi. Langkah cepat ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem Gunung Merapi yang punya fungsi vital bagi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga di sekitarnya.

Baca Juga: Tambang Ilegal di Kaki Merapi Rugikan Negara Rp 3 Triliun, Rusak 312 Hektar Hutan

Kepala Balai TN Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi, menegaskan bahwa tidak ada izin dan tidak diperbolehkan aktivitas penambangan pasir di kawasan konservasi. Hal ini lantaran kawasan ini berfungsi penting sebagai habitat satwa dilindungi dan sumber air bagi masyarakat Jawa Tengah dan DIY.

Ia menambahkan, Balai TN Gunung Merapi akan segera melakukan pemulihan ekosistem melalui penanaman kembali, dimulai dari Blok Sentong, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, yang terdampak akibat tambang ilegal.

“Kemenhut dalam hal ini Balai Taman Nasional Gunung Merapi segera melakukan pemulihan ekosistem. Pemulihan ini dimulai dengan penanaman kembali di area yang terdampak tambang ilegal,” terang Wahyudi dalam siaran pers Kemenhut, Rabu, 5 November 2025.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sebelumnya telah menegaskan seluruh kegiatan ilegal yang merusak hutan akan ditindak tegas. Menhut Raja Antoni juga memastikan komitmennya untuk menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu.

“Tidak ada sedikitpun ruang bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum di kawasan hutan. Semua yang ilegal kami tindak,” kata Menhut Raja Antoni.

Menhut juga mengapresiasai adanya kolaborasi lintas sektor dalam penegakan hukum di kawasan hutan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perlindungan hutan bukan hanya tanggung jawab satu instansi, tapi kerja kolektif untuk menjaga masa depan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Cek Berita lain di Google News

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Kota Bekasi Lebih Pilih Datang Perbaikan Desil daripada Nonton Porprov Jabar

6 Nov 2026 - 12:41 WIB

Warga Kota Bekasi Lebih Pilih Datang Perbaikan Desil daripada Nonton Porprov Jabar

Polda Lampung Tangkap Pemilik Uang Palsu Rp980 Juta

6 Nov 2026 - 00:53 WIB

Polda Lampung Tangkap Pemilik Uang Palsu Rp980 Juta

Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang PN Jakarta Timur

5 Nov 2026 - 13:13 WIB

Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang PN Jakarta Timur

TNI AD Evakuasi Kru Helikopter Mi-17V5

4 Nov 2026 - 23:00 WIB

TNI AD Evakuasi Kru Helikopter Mi-17V5

Desas Desus Penangkapan Mantan Kapolri Merebak, Mabes Polri Belum Beri Kepastian

3 Nov 2026 - 15:40 WIB

Desas Desus Penangkapan Mantan Kapolri Merebak, Mabes Polri Belum Beri Kepastian
Trending di News