Menu

Mode Gelap
Inspeksi Mendadak Ditjen Hubdat di Pool Xanh SM Bekasi Anggota DPRD Minta Evaluasi Total Sistem Perlintasan Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi Desak KAI Tutup Perlintasan Sebidang Berita Terkini 16 Tewas, 91 Luka Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jenguk Korban Tabrakan KRL, Minta Pasang Palang Pintu Darurat Uji Coba KRL Bekasi–Cikarang Berlangsung Aman

Gaya Hidup Sehat

Kenali Ankylosing Spondylitis, Rasa Sakit di Punggung?

badge-check


					Kenali Ankylosing Spondylitis, Rasa Sakit di Punggung? Perbesar

Matras News, Jakarta – Sakit punggung adalah salah satu problem kesehatan yang sangat umum di kalangan masyarakat.

Penyebab dan gejalanya bermacam-macam, dari yang ringan hingga berat.

Begitu juga jenisnya. Misalnya sakit punggung artritis yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan.

Atau ankylosing spondylitis yang membutuhkan perawatan berbeda dibanding nyeri punggung biasa.

BACA: Save Cagar Budaya di Jakarta dari Tangan Tidak Bermoral

Mengenal Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah gangguan peradangan sistemik kronis yang terutama mempengaruhi tulang belakang atau punggung.

Selain nyeri punggung, penyakit ini menyebabkan kekakuan tulang belakang serta radang pinggul, bahu, sendi di tangan atau kaki, serta jari tangan atau kaki.

Gangguan ini bisa terjadi pada pria ataupun wanita, tapi gejalanya lebih umum dialami pria. Biasanya gejala nyeri punggung mulai terasa pada usia 30-an tahun.

Ada kaitan kondisi ini dengan genetik. Artinya, seseorang lebih berisiko mengalami nyeri ankylosing spondylitis jika ada kerabatnya yang juga mengalaminya.

Terutama bila ada gen HLA B27 yang terdeteksi dalam tes darah.

Pada individu yang mengalami ankylosing spondylitis, sendi dan ligamen yang biasanya memungkinkan tulang belakang bergerak menjadi meradang dan kaku.

Sendi lain seperti pinggul, bahu, lutut, atau pergelangan kaki juga bisa terkena peradangan.

Bila tak dikendalikan, peradangan di tulang belakang dan jaringan lunak muskuloskeletal lain serta persendian bisa meningkatkan pembentukan tulang di tulang belakang.

Akibatnya, tulang belakang menjadi makin kaku dan akhirnya dapat melebur.

Kekakuan ini berdampak pada kemampuan menjaga kepala tetap tegak dan memutar serta membatasi gerakan punggung bawah dan atas.

Aktivitas normal sehari-hari pun menjadi terganggu.

Berikut penjelsana dr Ivander Pruvance, SpOT Dokter Spesialis Ortopedi Primaya Hospital Semarang

Gejala

Gejala ankylosing spondylitis yang utama adalah punggung terasa nyeri dan kaku. Berbagai masalah lain di tubuh juga bisa terjadi akibat kondisi ini, seperti:

Nyeri kronis dan kekakuan pada punggung bagian bawah tempat pertemuan tulang belakang dengan panggul

Nyeri yang makin terasa ketika tidak beraktivitas, termasuk saat duduk dalam waktu lama dan ketika tidur

  1. Rasa nyeri mereda ketika mandi dengan air hangat
  2. Nyeri terasa seperti bergerak dari satu sisi ke sisi lain di punggung bawah dekat bokong
  3. Nyeri di bagian tulang rusuk, seperti ketika membuang napas
  4. Kaki atau tumit terasa nyeri
  5. Nyeri di rahang
  6. Demam
  7. Diare, kembung, atau gejala penyakit gastrointestinal lain
  8. Mata berwarna kemerahan karena peradangan
  9. Kelelahan

Penyebab Sakit Punggung

Penyebab ankylosing spondylitis tidak diketahui pasti.

Penyakit ini dianggap sebagai autoimun, yakni kondisi ketika sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri hingga menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang dengan riwayat keluarga yang memiliki kondisi tersebut.

Salah satu teori menyebutkan pemicunya bisa jadi berasal dari faktor lingkungan, seperti infeksi terhadap orang dengan gen yang membuatnya berisiko terkena ankylosing spondylitis. 

Sistem kekebalan merespons pemicu itu dengan memproduksi bahan kimia yang menyebabkan peradangan pada tulang belakang dan sendi tubuh lain.

Meski begitu, tidak ada bukti bahwa infeksi menyebabkan kondisi ini.

Cara Dokter Mendiagnosis?

Diagnosis dini terhadap ankylosing spondylitis sangat krusial untuk mencegah peleburan sendi dan kekakuan permanen pada tulang belakang.

Dokter akan mengevaluasi riwayat kesehatan lengkap, termasuk riwayat penyakit nyeri punggung dalam keluarga, ketika melakukan diagnosis.

Dokter juga akan memastikan usia pasien ketika gejala nyeri punggung terasa.

Selain itu, pasien mungkin perlu menjalani serangkaian pemeriksaan, seperti:

  • Pemeriksaan fisik, termasuk jangkauan gerakan tulang belakang pasien
  • Sinar-X
  • Pemindaian resonansi magnetik (MRI)
  • Tes darah

Diagnosis ankylosing spondylitis mungkin memerlukan rujukan ke reumatolog atau doktor yang memiliki spesialisasi menangani artritis.

Cara Mengatasi Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis tak bisa disembuhkan. Karena itu, penanganan ditujukan untuk meminimalkan gejala, mencegah komplikasi, dan menjaga mobilitas. Biasanya perawatan pasien ankylosing spondylitis menggunakan cara kombinasi sehingga melibatkan tim yang terdiri atas beberapa dokter spesialis dan ahli terapi.

Cara kombinasi yang digunakan termasuk:

Obat-obatan: obat anti-inflamasi nonsteroid untuk meredakan nyeri dan inflamasi, obat pereda nyeri seperti parasetamol, dan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan

Terapi fisik: olahraga untuk menjaga pergerakan sendi tulang belakang serta menguatkan otot punggung dan leher, antara lain dengan berenang

Modifikasi gaya hidup: tidak merokok, menjaga berat badan sehat, dan menerapkan pola makan gizi seimbang

Operasi untuk kasus yang parah, misalnya penggantian sendi panggul dan meluruskan tulang belakang

Komplikasi

Pasien ankylosing spondylitis empat kali lipat lebih berisiko mengalami patah tulang. Komplikasi lainnya meliputi:

  • Berkurangnya fleksibilitas
  • Kerusakan sendi
  • Irtritis, yakni mata menjadi merah dan bengkak serta peka terhadap cahaya

Penyakit kardiovaskular

Sindrom cauda equina, yakni saraf di bagian bawah tulang belakang menjadi padat sehingga menyebabkan mati rasa di beberapa bagian tubuh seperti sekitar alat kelamin dan kaki

  • Psiorasis, yakni kulit bercak-bercak dan terkelupas
  • Penyakit radang usus
  • Pencegahan

Karena penyebab ankylosing spondylitis tak diketahui pasti dan ada keterkaitan dengan masalah genetik, tak ada langkah pencegahan yang terbukti efektif. Namun dalam sebagian besar kasus pasien masih bisa menjalani hidup mandiri jika mengikuti arahan dokter dalam perawatan.

Kapan Harus ke Dokter?

Nyeri punggung bisa disebabkan oleh banyak hal. Guna memastikan apakah nyeri itu diakibatkan oleh ankylosing spondylitis, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter.

Baca Lainnya

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi
Trending di Gaya Hidup Sehat