Anton menyarankan implementasi tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap mulai dari satu gerbang tol. Pendekatan ini dinilai lebih aman dan memungkinkan masyarakat merasakan langsung manfaat sistem. “Mulai dari satu gerbang dulu. Kalau masyarakat sudah merasakan kemudahannya, baru diperluas menjadi dua, tiga, hingga seluruh gerbang,” sarannya. Ia memprediksi dalam jangka sekitar lima tahun, seluruh gerbang tol dapat menerapkan MLFF.
Meskipun telah melewati tahap functional test, pemerintah masih berhati-hati. RITS sebagai investor masih menunggu keputusan akhir pemerintah terkait lokasi dan waktu uji coba. Dengan pendekatan bertahap dan terukur, diharapkan MLFF dapat menjadi solusi bagi kemacetan dan inefisiensi di jalan tol nasional.
Ikuti berita terkini di Google News











