Menu

Mode Gelap
Kompolnas Resmi Berkantor di Graha Sentana Kemenhut Tegaskan Pemanfaatan Wisata Alam di Taman Nasional Bali Barat Sesuai Prosedur Perizinan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,61%, Tertinggi Sejak 2014 Indomobil Gelar Pameran EVperience di Senayan City KA Argo Bromo Anggrek Resmi Ganti Nama Jadi KA Anggrek per 9 Mei 2026 Rupiah Melemah ke Rp17.401 per Dolar AS

Kuliner

Kuliner Khas Pantai Natsepa, Rujak Natsepa Maluku Tengah

badge-check


					Kuliner Khas Pantai Natsepa, Rujak Natsepa Maluku Tengah Perbesar

Matrasnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pengembangan potensi kuliner khas Pantai Natsepa, Maluku Tengah, yaitu Rujak Natsepa.

Hal ini disampaikan Sandiaga saat bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif Ambon dan Maluku Tengah dalam acara “Ngopi Bareng Mas Menteri” di The Natsepa Hotel and Resort, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (29/10/2021), Sandiaga menyampaikan rujak ini merupakan kuliner khas dari Pantai Natsepa yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku. Rujak ini memiliki karakteristik saus yang cenderung manis dan gurih dilengkapi dengan taburan kacang tanah yang dicincang kasar.

“Kami mendapat masukan dari beberapa pelaku ekonomi kreatif bahwa mereka ingin meningkatkan kebangkitan dan optimisme dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Selain itu, saya melihat ada suatu komitmen dan konsistensi terhadap kualitas yang bisa kita dorong agar pelaku ekonomi kreatif bisa meningkatkan usahanya melalui digitalisasi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan salah satu langkah yang akan ditempuh Kemenparekraf untuk mendorong pengembangan potensi kuliner khas ini adalah melalui fasilitasi untuk masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor penjualan rujak terbanyak.

“Jadi kami akan menandatangani kerja sama dengan MURI di mana nanti tiap-tiap destinasi terutama desa-desa wisata akan kita pacu untuk mem-branding dan mencatat suatu kegiatan yang bisa menyemangati dan mencatat prestasi. Jadi kita harapkan kerja sama itu bisa kita lakukan sehingga penjualan rujak terbanyak di dunia dan tercatat di MURI itu bisa segera terlaksana,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung; Staf Ahli Menparekraf Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi, Ari Juliano Gema; Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi Kemenparekraf, Irjen Pol Krisnandi; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso.

Turut hadir pula Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Direktur Pemasaran Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Raden Sigit Witjaksono; dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Marcus J. Pattinama.

(*) Matrasnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warkop Agam Medan Hadir dengan Konsep Baru di Jatisari, Bekasi

22 Desember 2025 - 00:03 WIB

Kemenpar Rilis Katalog Paket Tur Gastronomi

4 Desember 2025 - 00:54 WIB

Kemenpar Rilis Katalog Paket Tur Gastronomi

The Arch Bistro Luncurkan Menu Baru dan Sajian Nusantara

25 Oktober 2025 - 13:24 WIB

Bun Voyage Burger Docks Resmi Berlabuh di Jakarta Selatan

4 Oktober 2025 - 01:22 WIB

PT Champ Resto Indonesia Perkuat Kehadiran di Lippo Mall Nusantara dengan Tiga Brand Baru

24 September 2025 - 00:41 WIB

Trending di Kuliner