Menu

Mode Gelap
DPC HILLSI Kota Bekasi Dilantik, Target Gaet 147 LPK Pengusaha di Bone Terancam 10 Tahun Penjara Usai Ubah Hutan Jadi Peternakan Ayam PIER Universitas Paramadina dan KAS Latih 30 Guru Demokrasi Ketua DPRD Kota Bekasi Minta HILLSI Perkuat Pelatihan Link and Match Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Lingkungan Nyaman Kadin Kota Bekasi Resmi Gelar Mukota VI

Tekno

Laporan IDC, Pasar Smartphone Indonesia Menurun 10% YoY Pada 2022

badge-check


					Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Matras News – Pasar smartphone Indonesia mengalami penurunan pada 2022 sebesar 10% Year-on-Year (YoY), meskipun mengalami pertumbuhan Quarter-on-Quarter (QoQ) sebesar 6,9% menjadi 9,5 juta unit, menurut International Data Corporation’s (IDC) Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker.

Secara keseluruhan, paruh pertama tahun 2022 (1H22) ditutup 13,7% lebih rendah dibandingkan 1H21, tetapi 3,7% lebih tinggi dari 1H19. Baik vendor maupun konsumen telah bersiap menghadapi Ramadhan, namun dihadapkan pada permintaan konsumen yang melambat.

“Pada 2022, pemerintah melonggarkan aturan PPKM dan mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir.

Seiring dengan meningkatnya biaya perjalananan, masyarakat menghabiskan lebih sedikit uang untuk belanja barang elektronik/gawai dibandingkan tahun lalu. Selain itu, belanja konsumen bergeser ke area lain seperti makanan dan transportasi, seiring dengan aktivitas yang kembali normal.

Kenaikan harga barang juga menambah tekanan pada pendapatan yang dapat dibelanjakan, memaksa masyarakat memprioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan primer”, ujar Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst, IDC Indonesia.

Pasar smartphone diperkirakan tidak akan mengalami peningkatan di 2H22 karena faktor ekonomi makro seperti inflasi, pergerakan nilai tukar mata uang, peningkatan suku bunga, dan kenaikan harga bahan bakar terus mengikis daya beli konsumen. IDC memperkirakan pengiriman smartphone secara keseluruhan akan menurun pada tahun 2022.

Pasar Smartphone Indonesia, 5 Perusahaan Teratas dalam Pengiriman (Shipments), Pangsa Pasar (Market Share), dan Pertumbuhan YoY, 2Q22 (Pengiriman dalam Jutaan)

5 Perusahaan Smartphone Teratas (2022)

OPPO naik kembali ke posisi pertama di 2022. OPPO terus memperluas portfolio kelas menengahnya (US$ 200-US$ 400), segmen ini mencakup 46,9% dari total pengiriman OPPO pada 2022, dibandingkan dengan 18,1% pada 2021. Segmen menengah OPPO didukung oleh model A96 dan model-model dari seri Reno 7. Pangsa 5G OPPO meningkat secara signifikan dengan seri Reno 7.

Samsung turun menempati posisi kedua di 2022. Samsung meningkatkan pengiriman produk segmen menengahnya dengan merilis berbagai model A dan M baru, karena kontribusi segmen tersebut terhadap pengiriman keseluruhan Samsung meningkat dua kali lipat dari kuartal sebelumnya menjadi 23,2%. Beberapa model seri A dan M baru ditawarkan dalam varian 5G yang turut membantu Samsung dalam mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pangsa 5G.

Vivo mempertahankan posisi ketiga pada 2022 dengan pijakan yang kuat di segmen <US$ 200, didukung oleh performa yang baik dari model Y15s dan Y21. Selain itu, vivo juga merilis model Y01 untuk mengisi segmen ultra-lowend (<US$ 100), menggantikan model Y1s. Pengiriman 5G vivo juga meningkat secara signifikan berkat model T1 5G dan T1 Pro 5G yang baru dirilis.

Xiaomi, di posisi keempat, berhasil mempertahankan posisi kuat pada segmen <US$ 200 dengan Redmi 10A dan 10C yang baru dirilis. Model flagship Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro memperkuat posisi Xiaomi di segmen >US$ 600, didukung oleh keadaan pasokan yang membaik untuk produk pada rentang harga lebih tinggi. Meski demikian, pada kuartal ini Xiaomi berfokus memperbaharui segmen 4G low-end (US$ 100-US$ 200), berimbas pada penurunan peringkat Xiaomi di segmen 5G ke posisi keempat pada 2022.

Realme bertahan di posisi kelima pada 2022. Model-model baru seperti C35 dan C31, serta model-model C lama, memberi dukungan kuat untuk segmen <US$ 200. Segmen kelas menengahnya menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, berkat realme 9, Narzo 50, dan GT Neo 3T. GT Neo 3 yang baru dirilis juga mendorong segmen menengah ke atas realme (US$ 400-US$ 600). Pangsa 5G realme juga tumbuh secara signifikan berkat model GT Neo 3, GT Neo 3T, dan Narzo 50 5G.

(ron)

Baca Lainnya

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

13 April 2026 - 00:12 WIB

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

XLSMART Hadirkan Kecepatan Sampai 500 Mbps Instant Roaming di 75 Negara

6 April 2026 - 00:02 WIB

XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026

3 April 2026 - 02:24 WIB

Samsung Dukung Konser Tur Dunia Boyband Korea BTS

31 Maret 2026 - 00:01 WIB

Samsung Memperkenalkan Teknologi Gaming 3D Tanpa Kacamata dan HDR10+ di GDC 2026

16 Maret 2026 - 02:18 WIB

Trending di Tekno