Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya ikut menanam pohon, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai manfaat penghijauan, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta peran generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Anggota DPRD Kota Bekasi, Komunitas Aliansi Nusantara, dan pihak sekolah. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.
Melalui penanaman 100 pohon tersebut, diharapkan lingkungan SMPN 52 Kranji menjadi lebih hijau, teduh, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekolah maupun masyarakat sekitar.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di SMPN 52 Kranji menjadi bukti bahwa langkah sederhana seperti menanam pohon dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan hidup dengan tindakan nyata. Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk udara yang lebih bersih, lingkungan yang lebih sehat, dan masa depan yang lebih hijau bagi generasi mendatang,” tutup Yenny Kristianti.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











