Menu

Mode Gelap
Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri Hotel Grandhika Pemuda Semarang Hadirkan Dua Acara Menarik di Mei 2026 Hotel Ciputra Cibubur Gelar Talk Show Edukatif Ascott Rayakan Kesadaran Aksesibilitas Global Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara Transformasi Tata Kelola JIS, Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro

Gaya Hidup Sehat

Luncurkan Upskill TB, RPRI Perkuat Tenaga Kesehatan Hadapi Tuberkulosis Resisten Obat

badge-check


					Luncurkan Upskill TB, RPRI Perkuat Tenaga Kesehatan Hadapi Tuberkulosis Resisten Obat Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Dalam upaya mempercepat pengendalian Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) di Indonesia, Yayasan Riset dan Pelatihan Respirasi Indonesia (RPRI) secara resmi meluncurkan platform pembelajaran digital Upskill TB.

Peluncuran platform inovatif ini digelar di Hotel Park Hyatt, Jakarta, pada Kamis (2/10/2025).

Peluncuran ini menjadi respons atas masih tingginya beban TB RO di Indonesia. Data tahun 2024 menunjukkan, dari estimasi 30.000 kasus, hanya 12.128 yang terkonfirmasi dan 9.573 pasien yang memulai pengobatan. Tingkat kesembuhan yang masih berada di angka 59% mempertegas kompleksitas tantangan di lapangan.

Terobosan pengobatan dengan regimen baru BPaL/M yang telah diimplementasikan sejak Agustus 2023 dinilai menjadi game changer. Regimen yang direkomendasikan WHO ini menawarkan masa pengobatan lebih singkat, hanya enam bulan, dengan jumlah pil lebih sedikit, efek samping minimal, dan tingkat kesembuhan lebih tinggi (sekitar 76%).

Namun, implementasinya terkendala kesiapan fasilitas kesehatan, distribusi obat, dan kapasitas tenaga kesehatan. Upskill TB hadir untuk menjawab masalah pelatihan tenaga medis, khususnya di daerah terpencil.

“Selama bertahun-tahun, pasien TB RO menjalani pengobatan panjang dengan banyak efek samping dan sering gagal sembuh. Kehadiran regimen BPaL/M yang lebih singkat dan aman, didukung platform Upskill TB, dapat memberi akses pengobatan terbaik,” ujar Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, SpP(K), Direktur RPRI.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD, K-EMD, PhD, menegaskan inovasi ini selaras dengan transformasi digital kesehatan nasional. “BPaL/M menghadirkan pengobatan yang lebih singkat, efektif, dan efisien. Dengan biaya lebih rendah, harapannya ini mempercepat eliminasi TB RO,” jelas Dante.

Melalui Upskill TB, tenaga kesehatan akan mendapatkan:

  • Pelatihan daring praktis yang dapat diakses fleksibel.
  • Modul komprehensif tentang tata laksana regimen BPaL/M.
  • Materi kurasi dari ahli TB nasional dan internasional.
  • Forum diskusi untuk kolaborasi antarsejawat.

Inovasi ini diharapkan menjadi tonggak baru untuk memastikan pengobatan TB RO yang merata, berkelanjutan, dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya

Kemenkes Waspadai Virus Hanta, 23 Kasus Terkonfirmasi di RI

13 Mei 2026 - 00:05 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih
Trending di Gaya Hidup Sehat