Tito juga meminta masyarakat tidak terlalu khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi nasional 2025 yang tercatat 4,7 persen. Ia menginstruksikan kepala daerah segera berkoordinasi dengan distributor dan pengusaha terkait kesiapan pasokan pangan.
Selain ketersediaan barang, mantan Kapolri ini menekankan pentingnya aspek keamanan. Pemerintah daerah diminta mengamankan lokasi wisata dan mengatur arus mudik secara efektif guna mencegah kerumunan massa yang tidak terkendali.
“Rasa aman dan nyaman harus dihadirkan untuk masyarakat pada saat arus mudik maupun di lokasi-lokasi wisata,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipatif, Tito menerbitkan instruksi tegas agar seluruh kepala daerah wajib berada di wilayah tugas masing-masing mulai 14 hingga 28 Maret 2026. Kehadiran fisik para pemimpin daerah dinilai krusial untuk memimpin langsung pengendalian situasi, mengawal stabilitas harga, dan menjamin kelancaran keamanan selama perayaan Idulfitri.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











Komentar ditutup.