Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta Komnas Disabilitas Dukung Penuh Special Olympics NTT 2026 Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026

News

Menkeu Sri Mulyani Temui TGS Prabowo Gibran

badge-check


					Menkeu Sri Mulyani Temui TGS Prabowo Gibran Perbesar

Matras News, Jakarta – Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo – Gibran bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, di Gedung Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Mei 2024. Pada pertemuan hari Ini membahas tentang sinkronisasi pemerintahan dan program yang dijanjikan Prabowo saat kampanye.

Tim Gugus Tugas Sinkronisasi di ketuai oleh Prof. Dr. H. Sufmi Dasco Ahmad dan wakil ketua Ahmad Muzani dan anggota Thomas M Djiwandono, Budi Djiwandono dan Prasetyo Hadi.

“Beliau berharap bahwa proses sinkronisasi berjalan dengan baik Karena beliau ingin di pemerintahan yang akan datang dan kita memakan waktu lama untuk transisi sehingga koordinasi dan sinkronisasi bisa terjadi.

Karena pemerintahan yang akan datang ingin cepat  pada pelaksanaan program yang merupakan janji pada kampanye yang lalu,” kata Ahmad Muzani.

Muzani juga berterima kasih kepada kepada Sri Mulyani dan jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memberikan akses informasi yang luar biasa bisa menjadi sebuah bahan bagi kami merumuskan kebijakan kebijakan pemerintahan Prabowo – Gibran.

“Kami senang dan sangat terbuka untuk terus bersinkronisasi dan bersinergi, karena yang sudah kita ketahui bahwa Kementerian Keuangan sebagai satu institusi memang memiliki progres hari ini yang sangat penting yaitu menyiapkan RAPBN 2025 yang merupakan instrumen yang sangat penting bagi pemerintahan.

Termasuk pemerintahan baru Presiden terpilih pak Prabowo Subianto, dan wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Sri Mulyani Sri Mulyani dalam menjalankan program-program nya, jadi di dalam proses penyusunan RAPBN 2025 tentu dibutuhkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi.

“Agar si dalam RAPBN 2025 bisa menampung berbagai aspirasi program-program baru tetap menjaga prinsip kehati-hatian, kredibilitas dan konfidens dari berbagai Stakeholders,” kata Sri Mulyani

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

1 Mei 2026 - 15:07 WIB

Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji

1 Mei 2026 - 14:40 WIB

Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan

1 Mei 2026 - 11:28 WIB

PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026

1 Mei 2026 - 00:48 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Kunjungi Korban Kecelakaan KA di RSUD CAM

30 April 2026 - 20:22 WIB

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi
Trending di News