Matras News, Bekasi – Saat ini fokus utama Calon Wakil Wali Kota Bekasi, Nurul Sumarheni yaitu kesejahteraan perempuan dan anak, Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
Kota Bekasi, sebagai kota metropolitan menghadapi tantangan besar, tetapi juga memiliki peluang yang signifikan untuk bertransformasi menjadi kota yang ramah bagi perempuan dan anak.
Hal ini tentu membutuhkan langkah-langkah strategis dari kepemimpinan kota.
Lalu apa visi, misi, serta langkah konkret yang di rencanakan untuk menciptakan Bekasi sebagai kota yang inklusif, aman, dan nyaman, terutama bagi perempuan dan anak.

Calon Wakil Wali Kota Bekasi, Nurul Sumarheni memberikan penjelasan mengenai kebutuhan dasar kaum perempuan menjadi fokus utamanya untuk memberikan fasilitas pendidikan pelatihan bagi ibu rumah tangga dan juga orang tua tunggal untuk mengembangkan usaha.
“Pendidikan menjadi hak dasar warga negara, pastinya akan menjadi prioritas kita,” terang Nurul Sumarheni kepada matrasnews.com pada, Jumat 27 September 2024.
Ia mengatakan, ada beberpa hal yang terkait dengan dunia pendidikan menjadi fokus dari paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Nomor Urut 2, Uu Saeful Mikhdar dan Nurul Sumarheni.
Hal-hal yang mendasar yaitu mendapatkan pendidikan gratis 12 tahun dan beasiswa, serta memfasilitasi ruang pendidikan agar anak-anak dapat sekolah dengan nyaman. Lalu, kami akan memfasilitasi ruang belajar tingkat SD dan SMP dengan memberikan atribut sekolahnya,” kata Nurul.
Nurul menambahkan, mengenai perlindungan perempuan dan anak, hal tersebut sudah diatur dengan undang-undang, bagaimana kita akan fokus kuatkan untuk kedepannya.
Secara regulasi sudah ideal, jadi bagaimana penegakkan hukumnya, bagaimana eksekusi fasilitas yang diberikan, sehingga dapat tereksekusi dengan baik,
“Yang lebih jelas tentang komitmen, serta upaya nyata akan kami lakukan untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai kota yang lebih ramah, aman, dan mendukung kesejahteraan bagi seluruh warganya, khususnya perempuan dan anak,” jelas Nurul.











