Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Menhan Sjafrie Tinjau Latsarmil Komcad ASN BP BUMN Jamin Santunan Cepat untuk Korban Kecelakaan KA KA JJ Mulai Hari Ini Beroperasi, Refund 13.027 Tiket Sudah Diproses AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital Ketua Umum IKBN Apresiasi Program Bacadnas

Seni

Pagelaran Festival Musik Rakyat di Kota Ambon

badge-check


					Pagelaran Festival Musik Rakyat di Kota Ambon Perbesar

Matrasnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membuka Festival Musik Rakyat di Kota Ambon. Festival Musik Rakyat ini merupakan rangkaian peringatan 2 tahun penganugerahan Ambon City of Music oleh UNESCO.

Ambon dinobatkan sebagai Ambon City of Music oleh UNESCO pada 31 Oktober 2019, yang tertulis di situs resmi UNESCO.

Menparekraf Sandiaga saat acara Festival Musik Ambon, yang diselenggarakan di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (29/10/2021), menjelaskan bahwa penyelenggaraan Festival Musik Rakyat ini, diharapkan bisa menjadi momentum bangkitnya industri pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya pada sektor musik di Ambon dan sekitarnya di tengah pandemi COVID-19.

“Ini luar biasa, satu event yang membangkitkan semangat dan dihadapkan dengan protokol kesehatan. Kita harapkan bisa membuka peluang kerja dan kebangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Ambon,” kata Menparekraf Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan bahwa penghargaan Ambon sebagai kota kreatif dengan kategori musik yang diberikan oleh UNESCO, memberikan kontribusi nyata untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pemikiran kreatif dan inovatif. Julukan Kota Ambon dengan ikon City of Music, menurut Sandiaga pun memiliki nilai jual tinggi dengan tingkat kreativitas dari kultur musik yang melekat.

Lebih lanjut, Sandiaga menyampaikan bahwa Ambon sebagai City of Music dapat dijadikan lokasi destinasi untuk membuat event pada sektor musik.

“Dapat dimulai dari event-event kecil dahulu, sehingga bisa memberikan dampak yang besar bagi musisi lokal. Terbukti di kancah internasional, musisi lokal Ambon memiliki suara yang khas dan unik,” ujar Sandiaga.

Dalam kesempatan ini, Menparekraf Sandiaga juga turut meresmikan Monumen Musik Kota Ambon, Maluku, yang ditandai dengan pemukulan tifa. Peresmian monumen ini juga bagian dari agenda peringatan 2 tahun penganugerahan Ambon sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO.

Sementara itu, Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya yang disampaikan Plh. Sekda Maluku, Sadli Ie, menyampaikan ucapan selamat datang dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Menparekraf Sandiaga yang hadir dalam Festival Musik Rakyat sekaligus meresmikan Monumen Musik Kota Ambon, Maluku.

“Kehadiran Bapak Menparekraf di sini, tentunya merupakan kebanggaan bagi kami, karena di tengah tugas dan tanggung jawab yang sangat padat di Jakarta, serta di tengah terpaan badai pandemi COVID-19 yang hingga kini belum berakhir, Bapak Menteri dapat meluangkan waktu untuk berkunjung ke Maluku, sekaligus melihat secara langsung situasi dan kondisi terkini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Maluku,” ujarnya.

(*) Ca

Baca Lainnya

Indonesia Glass Art Festival Gubah Kaca Nusantara 2022 Pameran Arsip & Seni Kaca

3 November 2022 - 00:10 WIB

Joget Dangdut Ala Marc Marquez di Iringi Alat Musik Angklung

20 Maret 2022 - 06:34 WIB

HUT ke 5, AmPm Umumkan Perilisan Album Baru, Remix Single Best Part of US sekaligus NFT!

17 Maret 2022 - 00:13 WIB

Seniman Otodidak Mengubah Kecoa Mati Menjadi Karya Seni Lukis

10 Maret 2022 - 00:43 WIB

3 Sutradara Muda Badung Turut Mendorong Kebangkitan Ekonomi Lewat Film

15 Februari 2022 - 00:07 WIB

Trending di Pariwisata