Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

PAREKRAF

Pamekasan Fashion Week Tingkatkan Ekraf dan Lapangan Kerja

badge-check


					Pamekasan Fashion Week Tingkatkan Ekraf dan Lapangan Kerja Perbesar

Matras News – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Batik Pamekasan bisa menjadi produk unggulan dan berdaya saing, lantaran kualitas batik yang ditampilkan sudah berkualitas internasional.

Sandiaga Uno menjelaskan” pihaknya bangga bahwa para pelaku ekonomi kreatif menggunakan momentum yang di Pamekasan Fashion Week dengan pendekatan peningkatan peran ekonomi kreatif dalam penciptaan lapangan kerja’ Jelasnya, saat menghadiri Pamekasan Fashion Week (PFW) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (1/4/2022)

Selain baju, PFW sendiri menampilkan karya-karya perajin batik yang saat ini sedang mengembangkan batik seperti jaket batik, tas batik, souvenir batik, hingga sepatu batik.

“Pamekasan Fashion Week ini Ternyata kita memiliki produk produk sangat unggulan yang bisa kita tampilkan dengan kualitas internasional. Tadi ada 20 lebih jenama yang hadir menunjukan hasil karyanya. Dan salah satunya saya pakai batik model apron yang sudah diekspor ke Jepang. Jadi menurut saya ini juga kualitasnya sudah bagus,” katanya.

Sandiaga juga menilai, PFW ini memiliki unsur MICE (meetings, incentives, conferences and exhibitions) dengan menghadirkan pertemuan pelaku ekraf maupun pameran dan juga Konvensi yang berkaitan dengan produk-produk bukan hanya pariwisata saja tetapi ekonomi kreatif.

“Sehingga mampu membuka lapangan kerja. Ini akan ditindaklanjuti secara gerak cepat dengan jajaran yang ada di Kemenparekraf,” katanya.

Sandiaga juga berjanji, PFW yang menampilkan batik dengan aneka corak dan warna akan dibantu dari sisi pemasaran melalui platform sosial media milik Kemenparekraf. Dan juga akan dipasarkan saat perhelatan KTT G20 di Bali mendatang.

“Saya akan bantu pemasarannya melalui platform yang ada di kemenparekraf terutama yang own media. Ini nanti akan kita kemas kontennya dan akan kita dorong untuk bisa tampil bukan hanya di kanal media sosial kita tapi juga hadirkan dalam perhelatan G20. Karena G20 ini juga kesempatan kita menampilkan produk-produk ekonomi kreatif terbaik milik anak bangsa,” tutupnya.

(her)

Baca Lainnya

Say Monanggedeon: Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

14 Februari 2025 - 01:08 WIB

Say Monanggedeon Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

29 Juli 2024 - 20:50 WIB

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

22 Juli 2024 - 21:05 WIB

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

1 Juli 2024 - 21:28 WIB

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024

24 Juni 2024 - 21:40 WIB

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024
Trending di PAREKRAF