Matras News – Bayar diakhir atau bayar nanti, adalah sebuah produk yang ditawarkan dibanyak Aplikasi jual beli Online, Tiket dan Aplikasi yang berhubungan denga keuangan. Produk PayLater ini sangat digemari kaula muda atau Milenials, karena bisa instan mendapatkan barang, tiket atau keinginan apapun yang disediakan Pemberi Jasa PayLater, tanpa harus mengeluarkan uang terlebih dahulu.
Lalu pertanyaanya, apakah tradisi penggunaan PayLater bagus dampaknya bagi keuangan dan masa depan Anak Muda atau Milenial??
Hal tersebut jawabannya tentu saja Relatif, bisa saja berdampak buruk bisa juga tidak.
Berdampak buruk apabila tradisi Penggunaan PayLater melebihi kemampuan bayar sipengguna, meskipun sudah ada analisa yang diberikan Pihak Jasa dari limit yang diberikan, tetap saja Risiko macet bayar PayLater ada. Dan apabila menunggak / Macet Bayar, tentu Catatan BI Cheking Si Pengguna PayLater buruk dan beresiko tidak akan mendapatkan Kredit Pinjaman lain, seperti Pinjaman untuk Pembiayaan Pembelian Rumah, Motor, Mobil Renovasi dan hal Urgent atau hal yang lebih dibutuhkan nantinya.
Sangat tidak berimbang sama sekali, apabila kita sudah merencanakan Hidup dengan baik, membeli Rumah, menikah dan Punya Mobil di umur yang kita rencanakan, hancur dengan tunggakan PayLater. Perlu terus ditekankan bagi Milenial, bahwa sangat perlunya mementingkat Kebutuhan daripada keinginan !!
Inilah sebenarnya Fungsi dari PayLater, seharusnya. Mungkin dalam keadaan urgent barulah digunakan.
Kita perlu menanamkan pada diri dan Pendirian, bahwa dengan tidak berhutang untuk hal hal yang bukan kebutuhan urgent adalah suatu upaya membantu Negara menjadi lebih baik, hidup tidak merana dan masa tua akan tenang. Lebih baik Miskin tapi tidak mempunyai hutang daripada Miskin karena berhutang. (*)











