Menu ✖

Breaking News

Bisnis

Membangun Bantalan Hidup Keluarga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

badge-check

FOTO: Kemas Achmad Yani Aziz adalah praktisi senior industri asuransi Indonesia Perbesar

FOTO: Kemas Achmad Yani Aziz adalah praktisi senior industri asuransi Indonesia

MATRASNEWS, JAKARTA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda awal 2026 menjadi alarm keras bagi rapuhnya fondasi finansial rumah tangga Indonesia. Sebanyak 8.389 pekerja kehilangan pekerjaan hanya dalam rentang 1 Januari hingga 8 April 2026, menurut data Kementerian Ketenagakerjaan.

Jawa Barat menjadi provinsi paling terdampak dengan 1.721 pekerja (20,51 persen dari total nasional), disusul Kalimantan Selatan (1.071 pekerja), Kalimantan Timur (915 pekerja), Banten (707 pekerja), dan Jawa Timur (649 pekerja).

Praktisi senior industri keuangan, Kemas Achmad Yani Aziz, menilai angka tersebut bukan sekadar statistik. “Ini adalah 8.389 keluarga yang mungkin tidak punya cadangan tiga bulan, tidak punya proteksi kesehatan, dan tidak punya rencana darurat. Ketika satu pencari nafkah jatuh, seluruh keluarga ikut jatuh,” ujar Komisaris Utama PT Best Pialang Asuransi Proteksi, Selasa (29/4).

Berbeda dari krisis sebelumnya, tekanan ekonomi 2026 datang dari tiga arah sekaligus: ketegangan global yang menahan investasi asing, daya beli menurun akibat kenaikan biaya hidup tak diimbangi kenaikan upah, serta otomatisasi yang menggantikan tenaga manusia.

Laporan Global Market Labor 2026 dari LinkedIn mencatat tingkat rekrutmen global masih 20 persen di bawah level pra-pandemi. Di Indonesia, sektor manufaktur mencatat kontraksi rekrutmen minus 27 persen, akomodasi dan jasa makanan minus 17 persen, serta ritel minus 13 persen.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pelindo Perkuat integrasi infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi

12 Okt 2026 - 00:27 WIB

Pelindo Perkuat integrasi infrastruktur untuk Pertumbuhan Ekonomi

Gangguan Layang-layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen

12 Okt 2026 - 00:24 WIB

Gangguan Layang-layang di Jalur Whoosh Turun 65 Persen

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

10 Okt 2026 - 14:16 WIB

HILLSI Kota Bekasi Latih Warga Membuat Buket, Dorong Kemandirian Ekonomi

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

10 Okt 2026 - 11:39 WIB

Dubes UEA Sebut Kemitraan dengan Indonesia Memasuki Babak Baru

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional

10 Okt 2026 - 01:05 WIB

LPK Naraya Bekasi Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Hospitality dan Maritim Berstandar Internasional
Trending di Bisnis