MATRASNEWS, JAKARTA – Konsorsium Universitas Kejuruan Gangwon, Korea Selatan (G7CC) resmi meluncurkan program G7CC Indonesia 2026. Inisiatif ini menargetkan rekrutmen hingga 1.000 mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus membangun karier profesional di Korea Selatan.
Program ini dijalankan oleh komite pelaksana NK Global Holdings bersama Korea Medical Business Support System (K-MBSS). Tujuannya menjawab tantangan demografi Provinsi Gangwon yang mengalami penurunan jumlah penduduk usia produktif dan mahasiswa baru. Dampaknya langsung terasa pada kebutuhan tenaga kerja di sektor kesehatan, perawatan lansia, dan industri jasa.
Berbeda dari rekrutmen konvensional, G7CC mengusung model kolaborasi antar universitas. Tujuh perguruan tinggi yang tergabung mengintegrasikan sumber daya, infrastruktur, dan jaringan untuk menciptakan sistem yang lebih efektif dan berkelanjutan. Ketujuh kampus tersebut adalah Gangneung Yeongdong University, Gangwon State University, Saekyung University, Songgok University, Songho University, Korea Golf University of Science & Technology, dan Hallim Sungsim University.
G7CC Indonesia 2026 menawarkan dua jalur pendidikan utama sesuai kebutuhan industri Korea Selatan dan tren pasar kerja global:
- Program Perawatan Kesehatan dan Lansia, mencakup studi keperawatan, fisioterapi, radiologi, hingga layanan kesehatan lansia.
- Program Teknis dan Vokasional, meliputi Smart Farm berbasis drone dan kendaraan otonom, K-Beauty, Hospitality Management, Webtoon, e-Sports, hingga Global Golf Industry yang menjadi bagian penting ekonomi kreatif Korea Selatan.
Steering Committee Chairman G7CC, Hyun In Suk, menegaskan program ini bertujuan membina talenta global dan memajukan sektor kesehatan kedua negara. “Menanggapi antusiasme tinggi dan ekspektasi besar dari Kementerian Kesehatan Indonesia serta 38 Poltekkes, kami berkomitmen membangun kerangka kerja sama pendidikan kesehatan yang kokoh demi pertumbuhan bersama,” ujarnya.











