Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

News

Pengembangan Konektivitas Transportasi, Menhub Meninjau Bandara Pangsuma

badge-check


					Pengembangan Konektivitas Transportasi, Menhub Meninjau Bandara Pangsuma Perbesar

Matras News – Kawasan perbatasan negara atau kawasan pinggiran Indonesia, mendapat perhatian khusus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hingga saat ini Kemenhub terus melakukan pengembangan dan pembangunan konektivitas transportasi di kawasan perbatasan negara atau pinggiran tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan hal ini ketika meninjau bandara pangsuma Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Tempat-tempat perbatasan atau pinggiran menjadi konsentrasi dilakukannya pembangunan untuk memastikan konektivitas dalam rangka mempersatukan Indonesia.

“Sebagaimana arahan Presiden bahwa konsep pembangunan kita adalah Indonesia Sentris, yaitu tidak hanya di pulau Jawa, tetapi di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menhub melalui keterangan yang diperoleh Selasa (22/2/2022).

Inilah alasan Menhub memastikan pengembangan Bandara Pangsuma di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang berada di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara terus melakukan pengembangan Bandara Pangsuma, dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan dan pelayanan penerbangan. Serta untuk mendongkrak perekonomian di wilayah Putussibau dan sekitarnya, yang merupakan salah satu daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP),” jelasnya.

Bandara Pangsuma memiliki landas pacu (runway) sepanjang 1.800 m x30 m yang dapat didarati pesawat sejenis ATR-72, dan terminal penumpang seluas 1.020 m2. Pembangunan dilakukan sejak 2014 hingga 2019 dengan total biaya sekitar Rp48 miliar. Pada 2021, kembali dilakukan sejumlah pengembangan yaitu pelapisan runway, taxiway, apron, dan standarisasi runway strip.

(red)

Baca Lainnya

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

21 April 2026 - 01:02 WIB

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

21 April 2026 - 00:21 WIB

IESR Sebut Permendagri 11/2026 Regresi Regulasi, Ancam Target Kendaraan Listrik

20 April 2026 - 14:38 WIB

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

Trending di News