Menu

Breaking News

Info Akademia

Perguruan Tinggi Berperan Kurangi Risiko Bencana

Perguruan Tinggi Berperan Kurangi Risiko Bencana Perbesar

Matras News, Aceh – Keberhasilan penanggulangan bencana tidak akan terjadi jika hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun perlu adanya kolaborasi pentaheliks untuk membuat penanganan berjalan lebih baik lagi.

Adapun kolaborasi yang dapat dilakukan, salah satunya dengan menggandeng akademisi dari perguruan tinggi.

Sejalan dengan itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB) menyelenggarakan sharing session dengan tema Peran Perguruan Tinggi dalam Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia bertempat di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta mengatakan, kolaborasi lintas sektor dapat mengurangi risiko dampak bencana.

“Peran perguruan tinggi dalam pengurangan risiko bencana tidak hanya sebatas pada penelitian dan edukasi, namun lebih dari itu, perguruan tinggi harus menjadi agen-agen perubahan.

Dengan berlandaskan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor, kita dapat mengurangi risiko dan dampak dari bencana yang mungkin terjadi di masa depan,” kata Prasinta dalam keterangannya pada, Selasa 8 Oktober 2024.

Prasinta memberikan apresiasi kepada FPT PRB karena telah memberikan kontribusi dalam upaya pengurangan risiko bencana.

“Saya mewakili BNPB sangat mengapresiasi keberadaan forum tematik seperti Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana atau FPT PRB ini yang beranggotakan Pusat Studi Kebencanaan dari berbagai kampus atau perguruan tinggi se-Indonesia berkumpul untuk memberikan kontribusi dalam upaya pengurangan risiko bencana yang lebih komprehensif berdasarkan pengetahuan ilmiah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat,” tuturnya.

Keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana merupakan bentuk penjabaran semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana tahun 2024 sebagai wujud komitmen meningkatkan pemahaman dan kontribusi perguruan tinggi dalam mitigasi bencana. Utamanya adalah menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks.

Peran akademisi pun menjadi sangat penting untuk menghasilkan penelitian, inovasi, dan kebijakan yang dapat memperkuat ketahanan masyarakat.

Meninjau Fasilitas Penelitian Kebencanaan

Dalam kegiatan ini pula, Prasinta berkesempatan mengunjungi fasilitas praktik mahasiswa yang tersedia di kampus Syiah Kuala yakni Laboratorium Earthquake Observatory Real-time dan Laboratorium Tsunami Flume Multifungsi.

Laboratorium Earthquake Observatory Real-time merupakan ruangan khusus riset terkait untuk deteksi lokasi terjadinya gempa dan perkiraan potensi dampak gempa. Laboratorium ini dilengkapi dengan alat peraga gempa bumi.

Sementara itu, Laboratorium Tsunami Flume Multifungsi merupakan tempat pemodelan tsunami yang berada di kampus Syiah Kuala ini.

Prasinta berharap agar seluruh fasilitas tersebut dapat disosialisasikan serta dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Untuk penelitian bagi mahasiswa kemudian hasilnya dapat disosialisasikan sebagai edukasi kepada para masyarakat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BMPS Jamin Sekolah Swasta di Kota Bekasi Gratis Hinga Lulus

28 Jul 2026 - 02:58 WIB

BMPS Jamin Sekolah Swasta di Kota Bekasi Gratis Hinga Lulus

Masa Depan Ekonomi Halal Indonesia: Antara Potensi dan Tantangan Tata Kelola

24 Jul 2026 - 02:28 WIB

Masa Depan Ekonomi Halal Indonesia: Antara Potensi dan Tantangan Tata Kelola

Wagub Rano Karno Dorong Ruang Publik Inklusif di Tengah Tantangan Reformasi

22 Jul 2026 - 00:04 WIB

Wagub Rano Karno Dorong Ruang Publik Inklusif di Tengah Tantangan Reformasi

Seminar Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan di Era AI

21 Jul 2026 - 00:05 WIB

Seminar Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan di Era AI

Kampus Merah Putih: Mengukur Dampak Diskursus, Bukan Sekadar Ranking

20 Jul 2026 - 00:04 WIB

Kampus Merah Putih: Mengukur Dampak Diskursus, Bukan Sekadar Ranking
Trending di Info Akademia