Menu

Mode Gelap
DPRD Kota Bekasi Dorong Evaluasi dan Komitmen Pendidikan Berkualitas Presiden Prabowo Umumkan Paket Perlindungan Pekerja Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Kota Bekasi: Ini Prioritas Darurat Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta

News

Pria Asal Blora Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Tower Seluler 52 Meter

badge-check


					Pria Asal Blora Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Tower Seluler 52 Meter Perbesar

Matras News, Probolinggo – Seorang teknisi meninggal dunia setelah terjatuh dari tower seluler setinggi 52 meter di Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (29/7/2022).
Jenazah korban bernama Moch Rifai, warga Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan, kabupaten setempat.  

Dilansir dari TimeIndpnesia, Korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan sebelah kanan dan patah tulang kaki sebelah kiri.

Dwi Hartono, teman korban mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya yang bersama korban dan satu orang teman lainnya hendak melakukan perapian jaringan di tower tersebut. Dengan kondisi tubuh yang sehat tanpa masalah, mereka naik dan melaksanakan tugas masing-masing.

“Kalu soal safety atau alat pengamanan, kita sudah lengkap semua sesuai SOP,” terang Hartono, saat di rumah sakit.

Ia menceritakan saat kejadian, saat itu korban sedang berada sekitar dua meter di bawahnya. Tak lama kemudian korban meminta kabel untuk diturunkan. Dwi, menuruti permintaan korban. Namun, setelah pegang kabel itu korban langsung terjatuh di ketinggian 52 meter.

“Sebelum terjatuh ke tanah, terlebih dulu korban terbentur besi di ketinggian 20 meter,” tutur Dwi.

“Kami sudah konfirmasi ke keluarga dan atasan,” sambungnya.
Kanit Reskrim Polsek Gading, Aipda Antono mengatakan, sesaat setelah menerima laporan, pihaknya segera menuju lokasi, dan langsung mengevakuasi korban serta melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, diduga korban murni dari kecelakaan kerja. Diduga dari alat yang tidak tercantol ke tower seluler dengan sempurna. Meski begitu pihaknya tetap menunggu pihak keluarga.

(red)

Baca Lainnya

DPRD Kota Bekasi Dorong Evaluasi dan Komitmen Pendidikan Berkualitas

2 Mei 2026 - 14:41 WIB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, H. Achmad Rivai

Presiden Prabowo Umumkan Paket Perlindungan Pekerja

2 Mei 2026 - 12:28 WIB

Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Kota Bekasi: Ini Prioritas Darurat

2 Mei 2026 - 11:31 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Yenny Kristianti

Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

1 Mei 2026 - 15:07 WIB

Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji

1 Mei 2026 - 14:40 WIB

Trending di News