Menu

Mode Gelap
Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an 69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing IBCA MMA Kota Bekasi Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026

Bisnis

Produk Fesyen dan Kriya Lokal Mampu Bersaing di Pasar Global

badge-check


					Produk Fesyen dan Kriya Lokal Mampu Bersaing di Pasar Global Perbesar

Matras News – Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan sektor industri kerajinan dan produk fesyen di tanah air karena potensi pasarnya yang besar dan diyakini dapat berdaya saing di kancah global.

Tekad ini diperkuat melalui kerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), seperti menggelar talkshow Bincang Dekranas yang mengusung tema “Fashion dan Kriya Indonesia Mendunia” dalam rangkaian agenda Perayaan HUT Dekranas ke-44 di Kota Surakarta.

“Produk fesyen dan kriya kita merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan estetika tinggi.

Dan melalui kegiatan Bincang Dekranas diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para perajin dalam menonjolkan keunikan produknya sehingga dapat bersaing di pasar global,” kata Wakil Ketua Harian I Dekranas sekaligus Ketua Pelaksana HUT Dekranas ke-44, Loemongga Agus Gumiwang di Surakarta, Jumat (17/5).

Talkshow Bincang Dekranas menghadirkan sejumlah narasumber ternama yang mengulas tren industri kerajinan dan fesyen terkini, terutama dalam berbagai aspek manajemen seperti pemasaran, produksi, keuangan dan kemampuan pengelolaan SDM.

Narasumber inspiratif yang mengisi talkshow tersebut, antara lain Happy Salma (Founder dan Creative Conceptor Tulola Jewelry), Ni Luh Djelantik (FounderNi Luh Djelantik Shoes and Accessories), dan Dona Kristi (Owner Abbacraft Multi Kreasi).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengungkapkan, pelaku usaha, termasuk sektor IKM perlu terus berinovasi serta semangat berkolaborasi dan berani dalam mengambil risiko selama menjalankan usahanya guna mencapai titik kesuksesan.

“Dalam mengembangkan dan meraih kesuksesan berusaha,diperlukan tekad dan kemampuan berbisnis yang kuat.

Melalui talkshow ini, kami berharap para pelaku usaha dapat menemukan inspirasi melalui tips and trick yang dibagikan serta belajar dari pengalaman para narasumber agar bisa mengikuti langkah untuk menembus pasar dunia,” paparnya.

Hal senada disampaikan narasumber talkshow, Founder dan Creative Conceptor Tulola Jewelry,Happy Salma.

Menurutnya, kolaborasi bisnis amat penting karena akan memberikan inspirasi atau pandangan baru mengenai keunikan produk sehingga dapat terinspirasi dan menciptakan produk baru.

“Namun hati-hati dalam mengambil inspirasi, jangan sampai menjiplak secara persis ide milik orang lain, maka dalam mengatasi hal tersebut perlu memperbanyak referensi dalam berinovasi,” ujarnya.

Peringatan HUT Dekranas ke-44 pada 15-18 Mei 2024 di Surakarta dimeriahkan dengan beragam rangkaian kegiatan seperti Syukuran Peringatan HUT Dekranas, Expo produk-produk IKM, fashion show, talkshow, pawai mobil hias dan Kirab Budaya, serta menghadirkan stand khusus yang berisikan kuliner-kuliner khas Kota Surakarta.

Baca Lainnya

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas

7 Maret 2026 - 02:25 WIB

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas

Hyper Mega Shipping Umumkan Fokus Strategis dan Ekspansi Internasional untuk Tahun 2026

6 Maret 2026 - 02:42 WIB

Hyper Mega Shipping Umumkan Fokus Strategis dan Ekspansi Internasional untuk Tahun 2026

Perumda Tirta Patriot Luncurkan Forum RW Berbasis Pelanggan

5 Maret 2026 - 21:16 WIB

Ratusan Ribu Mitra Gojek Dapat Bonus Hari Raya

5 Maret 2026 - 01:17 WIB

Studi Populix: Takjil Jadi Tradisi Khas Bulan Ramadan yang Tak Tergantikan

5 Maret 2026 - 00:34 WIB

Trending di Bisnis