MATRASNEWS, BEKASI — Puskesmas Pekayon Jaya, Kota Bekasi, menjadikan Program Keluarga Rawan sebagai prioritas utama pelayanan kesehatan masyarakat. Program ini menjangkau warga yang menghadapi masalah kesehatan, mulai dari penyakit menular, stunting, gizi buruk, hingga penyakit tidak menular pada lansia.
Puskesmas Pekayon Jaya mencatat prestasi membanggakan. Pasien diabetes dan gula darah di wilayah ini menjadi contoh video edukasi Kementerian Kesehatan karena kondisinya terkontrol dan membaik.
Skala Prioritas Penanganan
Kepala UPTD Puskesmas Pekayon Jaya, dr. Nita Anggraeni Purnomo, memaparkan bahwa pihaknya menangani seluruh permasalahan kesehatan warga. Meski demikian, puskesmas tetap menerapkan skala prioritas.
*Kita tangani semua, cuma tetap ada prioritas. Misalnya pasien dengan penyakit menular yang perlu isolasi, teman-teman dari surveillance akan membantu tata cara isolasinya di rumah,” ujarnya.

Stunting hingga Lansia
Stunting anak dan balita dengan gizi kurang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi juga mendapat perlakuan serupa. Jika kondisi memerlukan konsultasi dokter spesialis anak maupun uji klinik, puskesmas mengantar pasien untuk dirujuk ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.
Jangkauan Kunjungan
Hingga September 2026 tercatat 112 sasaran kunjungan perkesmas meliputi pasien stunting, gizi kurang, ibu hamil risiko tinggi dengan kekurangan energi kronik (KEK) dan anemia.
Kami menjalankannya dengan penuh kasih sayang serta koordinasi lintas sektor tingkat RTRW dan kader juga membantu pasien untuk pembuatan BPJS PBI yang dibiayai APBD Kota Bekasi,” kata dr. Nita.
Ikuti berita terkini di Google News










