Menu

Mode Gelap
Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

PEMILU 2024

Puan Maharani: Debat ini Penting Bagi Capres dan Cawapres

badge-check


					FOTO: Ketua DPR RI Puan Maharani Perbesar

FOTO: Ketua DPR RI Puan Maharani

Matras News – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, mengingatkan semua pihak untuk mengikuti aturan sesuai yang telah disepakati terkait perubahan format debat pasangan calon pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Kita ikuti saja aturan yang sudah disepakati. Itu saja yang dilakukan,” kata Puan menanggapi pertanyaan wartawan usai berdialog dengan komunitas seniman di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (3/12).

Sebelumnya, KPU memutuskan untuk debat capres dan cawapres akan selalu bersama dalam setiap sesi. Hal tersebut berbeda dengan Pilpres sebelumnya karena biasanya debat khusus capres dan cawapres dibuat terpisah.

Berdasarkan Pasal 277 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, debat pasangan calon (paslon) dilaksanakan 5 kali oleh KPU dan disiarkan di media elektronik melalui lembaga penyiaran publik.

Materi debat paslon adalah visi nasional sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sementara itu dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum, debat paslon dalam Pilpres diatur sebanyak 5 kali.

Namun ada aturan lebih spesifik lagi di mana debat capres dilakukan 3 kali, dan debat khusus cawapres dilakukan 2 kali.

Meski begitu KPU memutuskan selama 5 kali debat paslon di Pilpres 2024, capres dan cawapres sama-sama naik panggung.

Perbedaannya hanya terdapat pada proporsi bicara masing-masing capres dan cawapres, tergantung agenda debat hari itu, apakah debat capres atau debat cawapres.

Menanggapi perubahan ini, Puan mengatakan akan mencermati dulu aturan yang dibuat KPU. Ia juga meminta TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD melakukan pemetaan terkait aturan KPU yang berbeda dari pilpres-pilpres sebelumnya.

“Menurut kami debat ini penting bagi calon presiden dan wakil presiden,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Minggu (3/12).

Lebih lanjut, Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud itu menyatakan pihaknya akan mengajak tim paslon lainnya berdiskusi mengenai aturan debat capres-cawapres. Puan mengatakan hal tersebut agar ada kesamaan pandangan.

“Kemudian kita juga akan melihat visi misi capres dam cawapres yang ada,” sambung Puan.

Puan kembali memastikan PDIP akan terus berjuang mempertahankan suara di Jawa Tengah baik untuk Pileg dan Pilpres 2024.

Meski Gibran Rakabuming Raka memutuskan bergabung dengan tim lawan, Puan meyakini PDIP tetap akan menang di Jateng.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun yakin, rakyat dapat menilai siapa pasangan calon yang paling tepat memimpin Indonesia.

“Kan sudah saya jelaskan semua punya pilihan politiknya. Nanti biarkan rakyat yang memilih. Untuk dari mana, ke siapa, sudah tidak perlu dibicarakan lagi,” ucap Puan.


Baca Lainnya

Relawan GEGAMA Gelar Silaturahmi Pasca Pemilu 2024

3 Maret 2024 - 13:29 WIB

Suara Partai NasDem Jabar 6 Naik Drastis di Pemilu 2024

2 Maret 2024 - 00:06 WIB

Suara Partai NasDem Jabar 6 Naik Drastis di Pemilu 2024

Apes! Jual Mobil Jadi Caleg, Komedian Dede Sunandar Gigit Jari

22 Februari 2024 - 00:10 WIB

Apes! Jual Mobil Jadi Caleg, Komedian Dede Sunandar Gigit Jari

KPU Kota Bekasi Hentikan Hitung Suara Tingkat Kecamatan

20 Februari 2024 - 00:42 WIB

KPU Kota Bekasi Hentikan Hitung Suara Tingkat Kecamatan

Hujan dan Banjir Tidak Surutkan Warga Gunakan Hak Pilih

15 Februari 2024 - 00:17 WIB

Trending di PEMILU 2024