Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

Gaya Hidup Sehat

Puskesmas Kali Baru Bekasi Pacu Mutu Layanan dengan Integrasi Layanan Primer dan Akreditasi

badge-check


					Foto: Pelaksanaan Akreditasi dan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Kali Baru Kota Bekasi Perbesar

Foto: Pelaksanaan Akreditasi dan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Kali Baru Kota Bekasi

MATRASNEWS, BEKASI – Puskesmas Kali Baru di Kota Bekasi melakukan transformasi layanan kesehatan melalui penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) dan persiapan akreditasi. Langkah ini diambil untuk menjawab tuntutan peningkatan mutu dan akses layanan kesehatan primer yang terintegrasi, meninggalkan model layanan yang sebelumnya terfragmentasi.

Kepala UPTD Puskesmas Kalibaru, Sulistyowati, memaparkan bahwa ILP merupakan upaya penataan dan koordinasi layanan kesehatan dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat berdasarkan siklus hidup. “Paradigma ini mengubah pendekatan kami dari berbasis program menjadi berbasis klaster dan kebutuhan hidup masyarakat,” ujarnya.

Foto: Pelaksanaan Akreditasi dan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Kali Baru Kota Bekasi

ILP bertumpu pada tiga pilar utama: penguatan promotif-preventif sepanjang siklus hidup, penjaringan layanan hingga tingkat RT/RW, serta Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) yang didigitalisasi. Implementasinya diwujudkan dalam pembagian lima klaster: Manajemen, Ibu dan Anak, Usia Dewasa dan Lansia, Penanggulangan Penyakit Menular, serta Lintas Klaster yang mencakup unit seperti IGD dan farmasi.

Akreditasi puskesmas menjadi mekanisme pendorong untuk memastikan mutu layanan ini sesuai standar nasional. “Pelaksanaan ILP sangat sejalan dengan standar akreditasi. Layanan yang terstruktur dan holistik memudahkan kami memenuhi penilaian,” tambah Sulistyowati.

Dalam analisis per klaster, Puskesmas Kali Baru telah menata organisasi dan sistem informasi (Klaster 1), mengintegrasikan layanan ibu-anak (Klaster 2), serta menyusun program untuk dewasa-lansia (Klaster 3) dan penyakit menular (Klaster 4). Layanan pendukung seperti farmasi dan laboratorium (Lintas Klaster) juga dikoordinasikan untuk mendukung semua klaster.

Namun, sejumlah tantangan dihadapi, antara lain keterbatasan SDM, sarana-prasarana, dan kebutuhan koordinasi jejaring yang lebih kuat. Untuk mengatasinya, Puskesmas Kali Baru telah menyusun sejumlah rekomendasi, termasuk penguatan manajemen, penataan tim per klaster, peningkatan digitalisasi, dan persiapan audit internal menuju akreditasi.

Dengan langkah strategis ini, Puskesmas Kali Baru diharapkan tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga menjadi contoh implementasi ILP yang efektif, memberikan layanan kesehatan primer yang komprehensif dan bermutu bagi masyarakat Kota Bekasi.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Kemenkes Waspadai Virus Hanta, 23 Kasus Terkonfirmasi di RI

13 Mei 2026 - 00:05 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih
Trending di Gaya Hidup Sehat