Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta Komnas Disabilitas Dukung Penuh Special Olympics NTT 2026 Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026

Gaya Hidup Sehat

RS Apung PIS & doctorSHARE Layani 3.370 Pasien di Papua

badge-check


					RS Apung PIS & doctorSHARE Layani 3.370 Pasien di Papua Perbesar

Matras News – Kolaborasi kebaikan penyediaan fasilitas kesehatan Rumah Sakit (RS) Apung Nusa Waluya II, antara PT Pertamina International Shipping (PIS) dan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), tercatat berhasil memberikan pelayanan kesehatan berkualitas untuk sebanyak 3.370 penerima manfaat.

Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II merupakan program kerja sama inovatif PIS dan doctorSHARE yang bertujuan untuk meningkatkan layanan medis faskes primer dan khusus yang setara dengan rumah sakit darat tipe C, dan beroperasi selama 45 hari sejak 7 Desember 2023 di area Distrik Seget, Sorong, Papua Barat.

“Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama anak bangsa untuk menjawab tantangan akses kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang berada di area timur Indonesia maupun daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan,” ujar Corporate Secretary PIS Muh. Aryomekka Firdaus, Jumat (16/2).

Dalam kerja sama ini, PIS mendukung ketersediaan dana untuk kebutuhan operasional rumah sakit apung yang selama hampir dua bulan, melayani masyarakat di Papua Barat.

Selama periode tersebut, RSA Nusa Waluya II tidak hanya memberikan pelayanan medis di Distrik Seget, tetapi juga ke pulau sekitar, serta melakukan beberapa pelatihan dan promosi kesehatan seperti; pelatihan dokter kecil, pelatihan asuhan ibu hamil (ANC), dan penyuluhan kesehatan.

“Kabar baik lainnya dari RS Apung Nusa Waluya II ini, juga tercatat terdapat 7 persalinan, dan sebanyak 93 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan. Tentu ini menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi kami bisa membantu memudahkan persalinan tersebut,” tutur Aryomekka.

Seperti diketahui, Angka Kematian Ibu (AKI) di Papua masih tergolong tinggi karena kondisi geografis dan keterbatasan sarana fasilitas medis. Di mana, seorang ibu harus menempuh perjalanan bahkan dalam hitungan hari untuk mendapatkan akses persalinan.

Selama masa operasional, RSA Nusa Waluya II menyediakan beberapa pelayanan yakni poli umum, poli spesialis, poli gigi, poli Kesehatan Ibu Anak (KIA), pelayanan kegawatdaruratan, tindakan bedah mayor dan minor, serta rawat inap.

Tercatat dalam masa pelayanan, 3 penyakit yang paling banyak dijumpai adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), mialgia (nyeri otot), dan dispepsia.

“PIS juga mengucapkan terima kasih banyak untuk para dokter, tenaga kesehatan, dan relawan operasional lainnya  yang telah berdedikasi selama 45 hari di RSA Nusa Waluya II,” tambah Aryomekka.

Secara total, terdapat 14 relawan spesialis yang memberikan pelayanan medis di Seget. Mulai dari; 3 spesialis bedah, 1 spesialis jantung, 4 spesialis kandungan, 1 spesialis anasteso, 3 spesialis anak, 1 spesialis penyakit dalam, 1 spesialis THT.

“Kolaborasi ini juga telah terbukti memberikan dampak nyata bagi peningkatan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama daerah pesisir sesuai dengan tujuan program TJSL PIS di bawah payung kegiatan BerSEAnergi untuk Laut,” tutupnya.

Seperti diketahui, kolaborasi ini merupakan rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PIS “BerSEAnergi Untuk Laut” yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan mendukung kelestarian laut.

Program ini juga sejalan dengan komitmen PIS dalam pencapaian ESG utamanya poin 3 terkait kesehatan yang baik dan poin 10 tentang mengurangi kesenjangan.

Baca Lainnya

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi
Trending di Gaya Hidup Sehat