Menu

Mode Gelap
5 Fakta Krisis Air Bersih di Timor Tengah Selatan Pendapatan Samsat Bekasi Sentuh Rp7,18 Miliar, Didominasi PKB dan BBNKB Perkuat Sinergi, Ditjen Hubla dan Pelindo Teken Dua Perjanjian Konsesi Bersih-Bersih Reklame Ilegal: Kasat Pol PP Nesan Sujana Tabuh Genderang Penertiban Libur Panjang, Archipelago Hotels Siapkan Promo “Time Out, Relax” Diskon 40% Optimalkan Pajak dan Soroti K3, Camat Jatiasih Pimpin Rapat Minggon

Gaya Hidup

Seberapa Penting Televisi dan Smartphone pada Anak!

badge-check


					Seberapa Penting Televisi dan Smartphone pada Anak! Perbesar

Matras News – Televisi merupakan sebuah perangkat elektronik yang hadir dalam keseharian kita, adapun Smartphone smartphone adalah telepon genggam atau telepon seluler pintar yang dilengkapi dengan fitur yang mutakhir dan berkemampuan tinggi layaknya sebuah computer.

Televisi dan Smartphone tak pernah lepas dari aktifitas keseharian kita baik dewasa dan anak-anak. Maka pentingkah keduanya di suguhkan untuk anak.

Mengupas dari cerita ibu rumah tangga dengan cerita awal matinya televisi dan smartphone di rumah dengan memiliki anak yang berusaia 5 tahun. Dari cerita ini mengungkapakan, awalnya sangat berat untuk merubah suatu kebiasan yang rutinitas menjadi kebiasan pada anak. Sudah menjadi suatu kebiasaan bahkan tengah malam terbangun dan menagis untuk meminta menonton televisi.

Ibu rumah tangga itu tidak menyerah dengan mengikuti kemauan anaknya. Terus bertahan dan mengalihkan aktifitas lain. Memang harus menempuh kurang lebih 4 hari untuk mengalihkannya, selepas itu anak akan lupa dengan televisi dan smartpohe.

Apakah tidak merasa kasihan anak kurang hiburan?

Penelitian membuktikan bahwa menonton layar bergerak sama sekali tidak di rekomendasikan untuk anak balita.

“Jadi menurut ibu rumah tangga itu, menonton itu sejatinya tidak menghibur, tapi justru membebani mata, emosi dan akal anak.

Kapan Mereka boleh menonton?

Dengan sangat dibatasi, harus ditemani dan bersifat edukatif, misalnya hanya 30 menit sehari. Kami pernah memberi jatah 30 menit sehari di akhir pekan. Tapi tiap 30 menit berlalu, “minta tambah”, Ibarat anak disapih ASI, senin-jumat dilarang, akhir pekan dicicipin sampai kenyang, ya minta lagi.

Saat akhir pekan boleh nonton Televisi dan bermain Smartphone akan tetapi sambil membuka buku, mainan dan alat mewarnai sebagai pengalihan. Kita sebagai orang tuanya harus terus memberikan dukungan kepada anak yang bersifat edukatif, jangan sampai orang tuanya tidak mau ikut repot megawasi anak balitanya. (hr)

Baca Lainnya

Jeffry Hendratmo: Selamat Ulang Tahun Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono

3 Januari 2026 - 19:15 WIB

Andri Goden Siap Nahkodai Karang Taruna Bojongmenteng Rawalumbu Bekasi

1 Desember 2025 - 00:00 WIB

Andri Goden Siap Nahkodai Karang Taruna Bojongmenteng Rawalumbu Bekasi

Bekasi City Fashion Movement 2025 Resmi Dibuka, Rayakan Keberagaman dan Kreativitas Fashion Lokal

20 November 2025 - 00:54 WIB

Bekasi City Fashion Movement 2025 Resmi Dibuka, Rayakan Keberagaman dan Kreativitas Fashion Lokal

Antisipasi Banjir, Warga Gotong-Royong Bersih-Bersih Lingkungan 

4 November 2025 - 02:42 WIB

Dari Dandy Horse hingga Sepeda Modern, Sejarah Evolusi Roda Dua

26 Oktober 2025 - 06:00 WIB

Trending di Gaya Hidup