Menu

Mode Gelap
Laba BSN Tembus Rp473 Miliar, Tumbuh 40,99% Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI Kunjungan Ilmiah Perkuat Hubungan Riset Australia-Indonesia Schneider Electric Gandeng Foxconn Kembangkan Pusat Data AI Masa Depan BunnKOPI Jember Semarakkan Festival Batik Bojonegoro dengan Cita Rasa Kopi Pilihan

News

Sejumlah Bus Angkutan Nataru di Terminal Kota Bekasi Dinyatakan Tidak Layak Jalan

badge-check


					Sejumlah Bus Angkutan Nataru di Terminal Kota Bekasi Dinyatakan Tidak Layak Jalan Perbesar

Matras News, Bekasi – Jelang libur natal dan tahun baru (Nataru) Dinas Perhubungan (Dishub) bersama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, lakukan rampcheck sejumlah armada angkutan nataru di Terminal Induk Kota Bekasi, Selasa 10/12/2024.

Kepala Terminal Induk Kota Bekasi mengatakan, rampcheck kali ini tidak lain untuk melihat sejauh mana kesiapan bus angkutan natal dan tahun baru (Nataru) jelang libur tahunan tersebut.

“Kami ingin melihat kesiapan mereka jelang angkutan Natarunya,” jelasnya.

Sambung dia, dari sejumlah armada bus yang dirampcheck, beberapa diantaranya dinyatakan tidak layak jalan, seperti ban yang botak, kaca retak dan sejumlah temuan lainnya.”Ada beberapa temuan mulai dari ban botak, kaca retak dan lain sebagainya,” tambahnya.

Hermawan menuturkan, terkait kegiatan rampcheck kali ini memeriksa kelengkapan kendaraan mulai dari dokumen kendaraan, ban, alat pemecah kaca, APAR dan kelengkapan lainnya.

“Mengeceknya sendiri dilakukan untuk melihat kelengkapan armada bus angkutan Natarunya,” terang Hermawan.

Hermawan juga menjelaskan, ada 21 armada bus yang dilakukan rampcheck oleh pihak terkait dan 4 dinyatakan tidak layak jalan karena ditemukan adanya pelanggaran.

“Ada 3 armada bus yang dinyatakan tidak layak jalan dan bisa mengancam keselamatan penumpang di jalan raya dan kami minta untuk diperbaiki dulu, agar saat angkutan Natarunya bisa siap mereka semua, selain itu bus telolet juga kita minta kembali ke pool masing-masing dan dilakukan pencopotan teloletnya,” paparnya menambahkan.

Sedangkan untuk armada Natarunya sendiri, Terminal Induk Kota Bekasi sudah berkoordinasi dengan para pemilik PO Bus dan menyiapkan sebanyak 200 armada dengan cadangan sebanyak 30 armada.

“Untuk armada angkutan Natarunya, kami menyiapkan sebanyak 200 armada dengan cadangan sebanyak 30 armada,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre

19 Juni 2026 - 00:10 WIB

Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI

19 Juni 2026 - 00:09 WIB

Kunjungan Ilmiah Perkuat Hubungan Riset Australia-Indonesia

19 Juni 2026 - 00:08 WIB

Camat Bekasi Timur Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026

19 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pengamat Desak Penegakan Hukum Kasus Tuper DPRD Bekasi Berbasis Kewenangan

19 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di News