Dialog demi dialog berlangsung. Tidak semua persoalan langsung mendapat jawaban, tetapi bagi para pedagang, kesempatan untuk didengar menjadi sesuatu yang sangat berarti.
Puncak suasana terjadi ketika audiensi berakhir. Para pedagang yang sebelumnya datang dengan penuh kecemasan mengaku bersyukur karena aspirasi mereka diterima dan akan dikawal DPRD. Sebagai ungkapan terima kasih, sejumlah pedagang sayur memberikan hasil dagangan mereka kepada Ketua dan Anggota DPRD.
“Terima kasih Pak Ketua Dewan yang telah menerima aspirasi kami para pedagang,” ucap salah seorang pedagang.
Suasana pun berubah haru. Di tengah persoalan penataan kota yang masih membutuhkan proses, para pedagang pulang membawa harapan: bahwa suara rakyat kecil tidak diabaikan, dan pembangunan tidak harus mengorbankan mata pencaharian.
Kini, mereka menanti langkah nyata Pemerintah Kota Bekasi. Penataan Jalan Juanda dan Jalan Prof. M. Yamin harus terus berjalan, namun para pedagang berharap dalam wajah baru Kota Bekasi tetap tersedia ruang bagi masyarakat kecil untuk bertahan dan mencari nafkah.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.