Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Menhan Sjafrie Tinjau Latsarmil Komcad ASN BP BUMN Jamin Santunan Cepat untuk Korban Kecelakaan KA KA JJ Mulai Hari Ini Beroperasi, Refund 13.027 Tiket Sudah Diproses AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital Ketua Umum IKBN Apresiasi Program Bacadnas

Hiburan

Sunset di Pantai Hadirkan Hiburan Musikal dan Pesan Konservasi di Pesisir

badge-check


					Sunset di Pantai Hadirkan Hiburan Musikal dan Pesan Konservasi di Pesisir Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Inovasi terbaru dari konsep “Sunset di Kebun” resmi hadir dengan wajah baru Sunset di Pantai mengajak penonton menikmati senja langsung di tepi laut sambil berpiknik bersama keluarga, diiringi alunan musik yang menyegarkan. Festival musik piknik ini digelar di Pantai Indah Kapuk Land’s End PIK 2, Jakarta.

Para penonton dihibur oleh deretan musisi ternama seperti Tulus, Hindia, Feast, dan Ghea Indrawari. Sebelumnya, panggung dibuka dengan penampilan musisi lokal berbakat, Tarasinta, yang mengajak bernyanyi pukul 14.20. Malam ini kemudian ditutup dengan penampilan Tulus pukul 19.20.

Mengusung semangat yang sama dengan pendahulunya, festival ini memadukan tiga elemen utama: Musik, Alam, dan Kebersamaan. Tagline “Music Show with Green, Conservation & Culture Movement” menjadi panduan acara, dengan pesan inti tentang pentingnya menghormati alam dan menggaungkan konservasi.

Kenalkan ‘Plant Hero’ Cryptocoryne Ciliata

Sebagai bentuk komitmen konservasi, penyelenggara secara konsisten mengangkat isu pelestarian tumbuhan. Pada edisi kali ini, ‘Plant Hero’ yang diperkenalkan adalah Cryptocoryne ciliata, tumbuhan pesisir yang berperan penting dalam menjaga ekosistem mangrove dan kualitas lingkungan.

Cryptocoryne ciliata adalah tumbuhan air yang hidup di daerah pasang surut. Akarnya yang kuat berfungsi menahan sedimen, mencegah erosi, dan menstabilkan tanah pesisir. Daunnya juga menjadi tempat perlindungan bagi biota laut kecil. Sebagai penyaring alami, tumbuhan ini menyerap kelebihan nutrisi di perairan, menjadikannya penjaga pesisir yang bekerja dalam diam.

Tanaman ini diberikan kepada para musisi yang turut mendukung kampanye ini. Penonton kategori VIP juga mendapatkan tanaman yang sama sebagai souvenir. Bagi publik, tanaman ini dikenalkan melalui kelas edukasi terrarium yang diselenggarakan dalam enam sesi, dari pukul 13.00 hingga 16.50.

Kepedulian Lingkungan Melalui Aksi Nyata

Tidak hanya edukasi, penyelenggara juga mengajak partisipasi aktif penonton melalui Lesstari Program, sebuah inisiatif untuk menjaga kebersihan alam dan memilah sampah. Kolaborasi dilakukan dengan Smiling Coral Indonesia, sebuah komunitas konservasi yang fokus pada pemulihan pesisir dan penanaman mangrove. Melalui program ini, penonton dapat berdonasi untuk menanam satu pohon mangrove yang akan memberikan dampak nyata bagi ekosistem pantai.

Festival Musik Ramah Keluarga

“Sunset di Pantai” dikembangkan dengan konsep family-friendly picnic festival. Abi Irawan, Penyelenggara Sunset di Pantai, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan.

“Kami ingin menghadirkan festival yang tidak hanya merayakan musik, tapi juga memberi dampak positif bagi alam, komunitas, dan pariwisata Indonesia. Dengan positioning sebagai festival ramah keluarga, kami yakin Sunset di Pantai bisa menjadi ikon baru bagi ekosistem MICE dan pariwisata nasional,” ujarnya.

Untuk memperkuat posisinya sebagai ruang yang ramah bagi keluarga dan komunitas, festival ini juga menyediakan area Kiddieland, Natura, dan Sunset Market.

Dengan kombinasi antara hiburan musik berkualitas, suasana piknik yang santai, dan pesan konservasi yang relevan, Sunset di Pantai berhasil menawarkan pengalaman berfestival yang bermakna dan berkesan.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

200 Talenta Tampil di Asia Arts Festival 2026

27 April 2026 - 00:50 WIB

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

16 April 2026 - 00:01 WIB

Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi

10 April 2026 - 16:13 WIB

Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya

10 April 2026 - 15:47 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya

12 Maret 2026 - 02:58 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya
Trending di Hiburan