Matras News, Bekasi – Tenaga kerja asal Jepang dan Korea Selatan masih mendominasi pekerja asing di Kota Bekasi sampai saat ini. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih membenarkan hal tersebut.
Kepada matrasnews.com, Zarkasih menuturkan, berdasarkan data TKA dari bulan Januari sampai dengan 13 september 2024, jumlah tenaga kerja asing di Kota Bekasi sampai saat ini sebanyak 139 TKA.
“Berdasarkan data per Januari hingga 13 September 2024, jumlahnya sebanyak 139 TKA,” kata Zarkasih singkat.
Untuk mayoritas TKA yang bekerja di Kota Bekasi sebagai tenaga ahli dan investor dengan TKA yang paling mendominasi berasal dari Korea Selatan dan Jepang.
“Kebanyakan mereka bekerja sebagai tenaga ahli dan investor, dan mayoritas mereka berasal dari Korea Selatan hingga Jepang,” ujarnya.
Terkait jumlah perusahaan yang mempekerjakan mereka, dijelaskan Zarkasih, saat ini sebanyak 75 perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya, jasa pendidikan swasta, industri garmen dan lain-lain.
“Ada 75 perusahaan yang saat ini terdata di kami yang mempekerjakan TKA tersebut,” pungkasnya.











