Matras News, Gaya Hidup – Seiring bertumbuhnya ekonomi masyarakat pasca pandemic, kebutuhan belanja masyarakat meningkat.
Banyak Pengusaha memanfaatkan moment tersebut dengan menawarkan beragam jasa layanan online.
Selain trend usaha onlineshop, sekarang ini lagi trend juga dengan nama usaha “Jastip”.
Pengertian dari jastip sendiri adalah seseorang yang dapat dititip untuk membelikan suatu barang ketika mereka sedang berbelanja.
Untuk penitipan ini si pembeli yang menitip, selain mengeluarkan uang untuk barang belanjaanya juga mereka membayarkan fee kepada si jasa titip atau yang bisa kita sebut jastiper.
Dalam jastip ini biasanya sering dilakukan pada event terbesar yang dimana barang-barang yang jual pada event tersebut adalah:
Barang- barang yang sangat murah dari harga pasarannya dan pada moment ini biasanya beberapa orang-orang yang tidak mempunyai hobby berbelanja.
Mereka akan lebih mencari jasa titip atau jastiper.
Si pelaku jasa titip sendiri biasanya adalah orang yang hobby mendatangi event terbesar.
Dan juga selain itu, si pelaku jastip ini biasanya sangat menyukai berbelanja langsung pada event tersebut.
Dikarenakan selain mendapatkan harga yang sangat murah,
Si pelaku jastip ini juga bisa mendapatkan cashback dari beberapa tenant yang terdapat pada event tersebut. Eits.
Terlihatnya menyenangkan, tapi sangat luar biasalah effort si pelaku jastip ini.
Dikarenakan mereka harus rela antri berjam-jam bahkan sampai menunggu waktu flashsale yang dimana beberapa tenant suka mengadakan.
Flashsale tersebut biasanya adalah harga jual yang sangat murah dari harga yang diberikan.
Dalam kondisi ini tidaklah heran jika si jastip memberikan tarif fee untuk setiap barang yang dibelikan.
Berapa sih! biasanya untuk fee barang tersebut?:
Fee jastip biasanya dimulai dari tarif terendah pada harga barang dan untuk feenya berada dikisaran 5rb rupiah per 1 itemnya.dan seterusnya.
Sampai dengan maksimum harga barang maka maksimum juga harga feenya.
Adapun juga tarif fee jastip dapat di akumulasikan untuk semua barang jika harga barang tersebut dibawah dari harga barang minimum untuk jastip.
Fee tersebut diluar dari ongkos kirim jika ada barang yang harus dikirim.
Tidak banyak dalam jastip ini seseorang jastiper selain berbelanja untuk keperluannya sendiri dapat juga menghasilkan cuan.
Gimana para cuaners? Asik bukan untuk menjadi jastipers. (*/dv)











