Menu

Mode Gelap
Pemprov DKI Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air untuk Kendalikan Perubahan Iklim dan Tekan Penggunaan Air Tanah Lebih dari 10 Juta Peserta BPJS Kesehatan PBI Dinonaktifkan Mantap! Alfamart Resmi Ekspansi ke Bangladesh Amos Cozy Hotel Hadirkan Promo Valentine dan Ramadhan Bertema Jelajah Rasa Nusantara Adira Expo Serba Seru Hadir di Kalimantan, Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Dengan Promo Menarik XL Hadirkan 5G Blanket Pertama yang Tercepat di 33 Kota dan Kabupaten di Indonesia

Gaya Hidup Sehat

Waspada Buta Mendadak Akibat Stroke Mata, Ini Kata dr. Dinda Arken Devona Primaya Bekasi Barat

badge-check


					Waspada Buta Mendadak Akibat Stroke Mata, Ini Kata dr. Dinda Arken Devona Primaya Bekasi Barat Perbesar

Matras News – Stroke merupakan suatu kondisi di mana terjadi penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga pasokan oksigen maupun nutrisi berkurang.

Namun, stroke tidak hanya terjadi pada otak saja, melainkan juga pada mata atau yang disebut sebagai stroke mata.Sama seperti stroke otak, stroke mata pun umumnya terjadi secara tiba-tiba.

Akibatnya, pandangan menjadi kabur bahkan dalam kondisi yang parah dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan total alias kebutaan.

Lalu, bagaimana cara mencegahnya? Yuk simak rinciannya berikut:

Apa Itu Stroke Mata?

Stroke mata yaitu suatu kondisi ketika terjadi penyumbatan ataupun pecahnya pembuluh darah pada retina mata.

Akibatnya, penglihatan akan menurun hingga mengakibatkan kebutaan.

Dinamakan sebagai stroke mata yaitu karena gejalanya mirip dengan stroke otak yaitu karena terjadi penyumbatan atau pun pecahnya pembuluh darah terjadi secara mendadak.

Dalam medis, kondisi ini bernama retinal artery occlusion atau oklusi retina arteri.

Ada 3 jenis stroke mata yang dibedakan berdasarkan lokasi terjadinya penyumbatan atau pun pecahnya pembuluh darah yaitu berupa:

Oklusi Retina Sentral

Merupakan jenis oklusi retina arteri yang terjadi pada pembuluh darah utama. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah yang menghubungkan saraf mata ini pecah atau tersumbat sehingga pasokan darah yang mengalir melalui pembuluh darah tersebut terhenti.

Tanpa pengangan yang tepat akan mengakibatkan penurunan kemampuan melihat bahkan kebutaan.

Oklusi Retina Cabang

Saat pembuluh darah cabang yang mengalir ke retina mata tersumbat atau pecah, maka akan mengakibatkan oklusi retina cabang.

Akibatnya, penderita akan kehilangan kemampuan melihat, pandangan yang berkunang-kunang, hingga kebutaan.

Artritis Sel Raksasa

Artritis sel raksasa (giant cell arteritis) yaitu saat terjadi inflamasi maupun pembengkakan pada lapisan aterteri, khususnya arteri di area sekitar pelipis.

Gejala yang sering terjadi yaitu berupa kaburnya penglihatan pada salah satu mata disertai demam, nyeri sendi, dan juga penurunan berat badan tiba-tiba.

Faktor RisikoTerdapat beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang memiliki faktor risiko yang lebih tinggi terkena stroke mata seperti halnya:

Merokok

Usia 40+ tahun

Memiliki gangguan pembekuan darah

Riwayat cedera pada mata

Gangguan irama jantung

Penggunaan kontrasepsi hormonal

Peradangan pembuluh darah

Penderita penyakit ginjal

Kehamilan

Penyebab Stroke Mata

Pecahnya atau tersumbatnya pembuluh darah yang menuju ke retina mata merupakan sebab utama stroke mata.

Selain itu, beberapa penyebab lain yang dapat mengakibatkan hal ini meliputi:

Penyakit kardiovas kular

Penyakit jantung

Tekanan darah tinggi

Diabetes

Kelainan darah

Glaukoma

Kolesterol tinggi

Gejala

Gejala stroke mata berbeda-beda tergantung pada tingkat keparahan pasien dan juga sesuai dengan jenisnya.

Namun secara umum gejala yang timbul yaitu meliputi:

Pandangan yang kabur

Pandangan tampak berkunang-kunang

Kehilangan penglihatan mendadak

Kondisi ini umumnya terjadi pada salah satu mata saja. Namun, dalam kasus tertentu juga dapat terjadi pada kedua mata.

Cara Dokter Mendiagnosis

Dalam mendiagnosis kondisi ini, maka dokter akan melakukan beberapa tahapan seperti:

  • Wawancara medis
  • Pemeriksaan fisik oftalmoskopi
  • Pemeriksaan tekanan bola mata
  • Tes lapang pandang
  • Slit lamp
  • Angiografi mata
  • Optical coherence tomography (OCT)

Pencegahan Stroke Mata

Sejatinya, kondisi ini tidak dapat dicegah sepenuhnya.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa Anda terapkan untuk meminimalisirnya seperti:

Jaga berat badan tetap ideal

Kontrol gula darah

Kontrol kadar kolesterol

Hindari merokok

Kontrol tekanan darah

Stroke mata ini umumnya terjadi tiba-tiba, khususnya pada jenis oklusi retina sentral. Bahkan, tidak ada gejala yang muncul sebelumnya.

Kejadian tiba-tiba ini bahkan dapat menimbulkan keluhan serius seperti penurunan daya penglihatan secara mendadak pada salah satu mata hingga berminggu-minggu.

Beberapa pengobatan yang sering dokter terapkan meliputi:

Beberapa pengobatan yang sering dokter terapkan meliputi:

Pemberian obat-obatan seperti tetes matadan obat suntik mata intravitreal.

Terapi laserPembuangan sebagian cairan mata.

Pemberian obat-obatan seperti tetes matadan obat suntik mata intravitreal.

Terapi laser

Pembuangan sebagian cairan mata

Komplikasi

Perawatan wajib dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari kerusakan saraf permanen yang berakibat kebutaan

Kapan Harus ke Dokter?

Periksakan diri Anda ke dokter spesialis mata apabila mengalami gejala ini.

Apabila sampai terjadi kerusakan saraf permanen, maka kondisi ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Oleh karena itu, perawatan secara cepat dan optimal wajib dilakukan.

Narasumber: dr. Dinda Arken Devona, Sp. M Spesialis Mata Glaucoma Primaya Hospital Bekasi Barat

Baca Lainnya

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

4 Februari 2026 - 01:09 WIB

Kemenkes Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata untuk Tekan Gangguan Penglihatan

Waspadai Hidden Hunger, Ini Kata dr. Monique Carolina Primaya Hospital Tangerang

2 Februari 2026 - 01:21 WIB

dr.MoniqueCarolinaWidjajaM.GiziSp.GKDokterSpesialisGizidiPrimayaHospitalTangerang copy 2139x1680

RSCM dan Aryaduta Menteng Kolaborasi Kembangkan Wisata Medis

30 Januari 2026 - 21:21 WIB

IMG 20260130 WA0036 copy 961x571

RS Karunia Kasih Kolaborasi dengan IBI dan Panin Bank, Tingkatkan Kualitas Bidan Mandiri di Bekasi

30 Januari 2026 - 05:17 WIB

RS Karunia Kasih Kolaborasi dengan IBI dan Panin Bank, Tingkatkan Kualitas Bidan Mandiri di Bekasi

Menteri Kesehatan Dorong BPOM Bertransformasi Jadi Fasilitator Investasi

29 Januari 2026 - 01:47 WIB

Menteri Kesehatan Dorong BPOM Bertransformasi Jadi Fasilitator Investasi
Trending di Gaya Hidup Sehat
error: Matras News