Menu

Mode Gelap
Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an 69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing IBCA MMA Kota Bekasi Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026

Info Akademia

YES Goes to Campuss Universitas Terbuka

badge-check


					YES Goes to Campuss Universitas Terbuka Perbesar

Matras News – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak para dosen, dan mahasiswa Universitas Terbuka untuk membantu memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi COVID-19.

Menparekraf Sandiaga Uno saat menjadi pembicara “” yang digelar secara virtual, Sabtu (8/7/2021), mengatakan, sebanyak 98 persen pelaku ekonomi kreatif telah terdampak pandemi COVID-19, dimana 70 persen pelaku ekonomi kreatif di Indonesia mengalami penundaan dalam pelaksanaan projek, dan 67 persen pelaku ekonomi kreatif juga mengalami penurunan penjualan. Dan hanya 8 persen pelaku ekonomi kreatif mengaku mengalami penambahan omzet.

Baca Juga : YES Goes to Campuss Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Sandiaga menjelaskan upaya yang bisa dilakukan untuk membangkitkan sektor parekraf di masa pandemi COVID-19, yakni dengan berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Oleh karenanya, ia mengajak dosen dan mahasiswa di Universitas Terbuka bersinergi membangkitkan kembali sektor parekraf.

“Saya mengajak mahasiswa untuk terlibat memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dosen-dosen, profesor ciptakan solusi-solusi dengan basis kearifan lokal dan juga dengan basis berwawasan global. Tingkatkan kompetensi mahasiswa dan ayo percepat pertumbuhan ekonomi,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, perguruan tinggi memiliki peran yang penting di masa pandemi COVID-19, di antaranya dalam hal riset dan memperoleh data, kolaborasi pentahelix, mendorong solusi-solusi lokal, serta memperkuat kapasitas masyarakat.

“Sinergi perguruan tinggi ini juga memperkuat kompetensi mahasiswa, dosen, peneliti, dan masyarakat. Sehingga hal ini dapat mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional,” ujarnya.

Baca Juga : Mahasiswa Muda yang Kreatif dan Inovatif

Saat ini, ada 5 pilar yang dilakukan Kemenparekraf dalam pemulihan ekonomi kreatif, yaitu dengan meningkatkan kapasitas SDM, revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekraf, peningkatan resiliensi dan daya saing usaha, inovasi produk dan jasa kreatif, serta pemulihan dan perluasan pasar.

Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan di sektor ekonomi kreatif, terdapat beberapa program untuk membangkitkan demand. Yakni melalui gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, serta Bangga Beli Kreatif Lokal.

Tidak hanya itu, terdapat beberapa program untuk membangkitkan demand bagi para pelaku ekonomi kreatif melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia. Ditargetkan lebih dari 30 juta UMKM on boarding ke digital pada 2024.

“Kontribusi ekonomi kreatif pada perekonomian Indonesia ini sudah sangat terasa, Rp1100 triliun lebih kontribusinya, menempatkan Indonesia di posisi 3 dari segi presentasi ekonomi kreatif terhadap PDB, dengan andalan kriya kuliner dan fesyen. Oleh karena itu, yuk hari ini kita gerak bersama dengan Universitas Terbuka, garap semua potensi yang ada, gaspol, karena inilah kunci kebangkitan kita agar lapangan kerja terbuka luas,” kata Sandiaga.

 

 

 

 

Baca Lainnya

Alumni LPDP Ini Pilih Bangun Bisnis Lokal dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

5 Maret 2026 - 01:35 WIB

Dua Pelajar Bekasi Raih Medali di Ajang Internasional

2 Maret 2026 - 14:14 WIB

Pemerintah DIY Wajibkan Pendidikan Khas Kejogjaan di Seluruh Sekolah Mulai 2026

27 Februari 2026 - 02:06 WIB

Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima

23 Februari 2026 - 01:58 WIB

Rektor UI Tegaskan Masuk Kampus Tak Cukup Bermodal Kaya, Hanya 1 Persen yang Diterima

Beacon Academy Dukung 7 Anak dengan Cerebral Palsy dan Epilepsi

13 Februari 2026 - 14:17 WIB

Trending di Info Akademia