Matras News, Depok – Kabar membanggakan datang dari SMPIT dan SMAIT Al Haraki Depok yang mendapatkan kesempatan untuk mengirim sepuluh siswa-siswinya mengikuti ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-16 yang digelar pada 17-20 Januari 2025 di Hotel Berjaya Times Square, Kuala Lumpur, Malaysia.
Sepuluh delegasi Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Haraki terdiri dari enam siswa SMPIT dan empat siswa SMAIT yang dialokasikan ke dalam beberapa council berbeda. Berikut adalah nama para delegasi tersebut:
- Brian Bayu Wicaksono – UNODC, berperan sebagai delegasi Spanyol
- Barra Ihsan Aulia – UNODC, berperan sebagai delegasi Belarusia
- Galih Nadindra Kinasih – UNHCR, berperan sebagai delegasi Estonia
- Tara Athaillah – UNHCR, berperan sebagai delegasi Guyana
- Muhammad Rafagio Fabian– UNESCO, berperan sebagai delegasi Brunei Darussalam
- Nabil Azfar Taufik – UNESCO, berperan sebagai delegasi Qatar
- Rifky Afuwu – UNESCO, berperan sebagai delegasi Belanda
- Janeethalia Akila Elysia – UNESCO, berperan sebagai delegasi Yaman
- Nurul Widyawati Rasikhah Fath – UNESCO, berperan sebagai delegasi Yaman
- Qaireen Alzena Qimore – UNESCO, berperan sebagai delegasi Portugal
Melalui rilis yang dikeluarkan di website resmi SIT Al Haraki, diceritakan seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti siswa-siswi yang hadir.
Mulai dari Opening Ceremony yang berlangsung di hari pertama konferensi di mana para siswa-siswi berkesempatan untuk menyimak sambutan meriah dari berbagai duta-duta besar negara-negara yang hadir.
Committee Sessions di hari kedua di mana setiap siswa-siswi terlibat langsung dalam simulasi debat PBB Bersama dengan delegasi dari negara lainnya, serta Closing Ceremony yang menutup rangkaian acara sekaligus pemberian penghargaan kepada delegasi-delegasi terbaik di mana salah satu siswa Al Haraki berhasil memenangkan penghargaan Best Costume.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini, termasuk pihak sekolah, orang tua, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras demi kelancaran acara.
Semoga pengalaman berharga ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa dan siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berpartisipasi dalam ajang internasional di masa mendatang serta menajdi motivasi siswa dan siswi untuk terus berkontribusi dalam perubahan dunia ke arah yang lebih baik,” seperti ditulis dalam rilisan pers tersebut.
Muhammad Fahrizal selaku Presiden International Global Network, yang berada di balik penyelenggaraan AYIMUN 16, menyampaikan apresiasinya kepada para delegasi muda dari SMPIT dan SMAIT Al Haraki.
“Kami sangat senang dapat menerima kehadiran siswa-siswi SMPIT dan SMAIT Al Haraki. Mereka telah menunjukkan antusiasme dalam mendiskusikan isu-isu global yang relevan baik untuk hari ini maupun masa depan.
Melalui konferensi ini, kami berharap mereka dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan keberanian dalam menyuarakan ide-ide mereka di panggung internasional.
Kami harap di konferensi-konferensi kami selanjutnya, siswa-siswi Al Haraki dapat Kembali menunjukkan kemampuannya di sini,” ungkapnya.
Melalui ajang bergengsi yang diikuti 1.000 peserta dari 38 negara ini, para siswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya memperluas wawasan mereka tetapi juga membangun rasa percaya diri untuk menjadi bagian dari solusi berbagai permasalahan global.
Di forum ini juga para pelajar Indonesia dapat berkenalan dan membangun rasa persaudaraan dengan sesame pelajar dari negara lain di seluruh dunia.











