Infrastruktur akses air bersih dan sanitasi dasar yang belum merata, selain menyulitkan banyak keluarga memenuhi kebutuhan air rumah tangga, juga dapat menimbulkan persoalan sosial lainnya. Anak-anak dan perempuan kerap menjadi anggota keluarga yang bertanggung jawab untuk mengambil air.
Mereka harus berjalan kaki selama satu hingga dua jam, hingga dua kali per hari untuk mencapai sumber mata air terdekat.
Tugas ini tidak hanya menguras waktu dan tenaga, tetapi mengurangi waktu untuk belajar dan beristirahat, sehingga anak-anak kesulitan berkonsentrasi baik ketika berada di sekolah atau belajar di rumah. Hak anak untuk bermain dan belajar tidak dapat terpenuhi dengan baik.
5. Solusi Akses Air Bersih dan Sanitasi untuk Kebutuhan Rumah Tangga dan Sekolah
Menjawab tantangan tersebut, Wahana Visi Indonesia menjalankan pendekatan terpadu melalui kampanye Water for Timor yang berfokus pada pembangunan sistem Jaringan Air Bersih (JAB) yang mengalirkan air ke rumah dan sekolah, disertai edukasi perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk pengelolaan sanitasi keluarga dan pencegahan penyakit berbasis air.
Pendekatan ini memastikan air bersih tidak hanya tersedia, tetapi juga dimanfaatkan secara aman dan berkelanjutan.
Untuk memberikan dukungan dan mendapat informasi lebih lanjut mengenai kampanye Water for Timor, masyarakat dapat mengakses https://mywvi.id/enough.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











