Menu

Mode Gelap
Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an 69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas Susi Susanti Prihatin atas Dugaan Kekerasan Seksual Atlet Panjat Tebing IBCA MMA Kota Bekasi Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2026

Gaya Hidup Sehat

Cara Membuat Jalan Kaki Jadi Olahraga

badge-check


					Ilustrasi Jalan Kaki. Sumber: Pexels. Perbesar

Ilustrasi Jalan Kaki. Sumber: Pexels.

Matrasnews.com – Jalan kaki bisa dijadikan olahraga sederhana agar tubuh Anda bisa lebih bugar.

Dengan jalan kaki, Anda dapat melakukannya hampir di mana saja, dan memulainya sangatlah mudah: Cukup letakkan satu kaki di depan kaki lainnya.

Ada banyak alasan bagus untuk berjalan kaki, salah satunya adalah Jantung Anda akan menjadi lebih kuat, tekanan darah akan turun, dan tulang akan menjadi lebih kuat.

Jalan kaki juga meredakan stres, membantu Anda tidur lebih nyenyak, dan meningkatkan pandangan hidup Anda.

Berjalanlah dengan kecepatan tinggi selama 30 menit atau lebih hampir setiap hari.

Lakukan sendiri atau bersama teman. Cobalah klub jalan kaki atau rekrut keluarga Anda untuk jalan-jalan setelah makan malam.

Yang Anda butuhkan hanyalah sepasang sepatu berjalan.

Tingkat Intensitas: Rendah

Anda dapat menyesuaikan kecepatan Anda dengan tingkat kebugaran Anda. Untuk latihan yang lebih intens, cobalah berjalan lebih cepat, lebih lama, atau menanjak.

Area yang Ditargetkannya

Jantung: Tidak. Jalan kaki tidak secara spesifik menargetkan jantung Anda.

Lengan: Tidak. Latihan ini tidak menargetkan lengan Anda.

Kaki: Ya. Berjalan melatih otot-otot utama di kaki Anda.

Otot bokong: Ya. Berjalan menanjak sangat bagus untuk otot bokong Anda.

Belakang: Tidak. Latihan ini tidak fokus pada otot punggung Anda.

BACA: Kemenperin Pasang Alat Pantau Kualitas Udara di Industri Tekstil

Infografis jalan kaki jadi olahraga.
Infografis jalan kaki. Sumber: WebMD.

Jenis

Fleksibilitas: Tidak. Latihan ini tidak berfokus pada peningkatan fleksibilitas.

Aerobik: Ya. Pertahankan langkah cepat untuk menjadikannya latihan kardio yang baik.

Kekuatan: Ya. Kaki Anda akan menjadi lebih kuat dengan berjalan secara teratur.

Olahraga: Tidak. Jalan cepat adalah sebuah olahraga, dan sering kali Anda dapat menemukan jalan amal yang dilakukan bersama sekelompok orang, namun bagi kebanyakan orang, jalan kaki bukanlah sebuah kompetisi.

Dampak Rendah: Ya. Berjalan tidak akan mengganggu persendian Anda.

Apa Lagi yang Harus Saya Ketahui?

Bagus untuk pemula? Ya. Jalan kaki adalah jenis olahraga yang ideal saat Anda baru memulai. Anda dapat melakukannya secepat atau selambat yang Anda perlukan.

Sangat mudah untuk meningkatkan kecepatan Anda dan menempuh jarak yang lebih jauh saat Anda menjadi lebih baik.

Di luar ruangan: Ya. Anda dapat berjalan-jalan di sekitar lingkungan Anda, di jalur sekolah, atau melalui jalur alam. Jika cuaca buruk, cobalah berjalan-jalan di mall.

Di rumah: Ya. Anda bisa berjalan kemana saja. Jika Anda memiliki treadmill, Anda bahkan bisa berjalan di dalam ruangan.

Peralatan yang dibutuhkan? Tidak ada, kecuali sepatu berjalan Anda. Pilihlah sepatu yang menopang lengkungan Anda dan sedikit meninggikan tumit Anda.

Apa Kata Dr. Melinda Ratini

Tidak ada peralatan khusus. Tidak ada biaya gym. Anda dapat menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah serta kolesterol — semuanya di lingkungan Anda sendiri, mal, taman, atau di treadmill Anda.

Anda dapat memulai secara perlahan hanya dengan 5 atau 10 menit sehari dan bekerja hingga setidaknya 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu untuk mendapatkan manfaat kardio sepenuhnya.

Selain itu, Anda juga harus melakukan latihan penguatan kekuatan setidaknya dua kali seminggu. Anda mungkin ingin membawa beban ringan atau kaleng untuk membantu membentuk tubuh bagian atas saat berjalan.

Baik Anda suka berjalan kaki sendiri atau berkelompok, Anda dapat membuat program jalan kaki yang pasti Anda nikmati.

Jika Anda sudah dalam kondisi yang baik, berolahragalah dengan power walk.

Anda dapat menggunakannya sebagai latihan utama, atau menggunakannya bersama dengan program lain untuk memadukan berbagai hal dan menghindari kebosanan.

Jika Anda berjalan di luar, berjalanlah di tempat yang aman, tetap sejuk, minum air, dan kenakan tabir surya!

Apakah Baik Bagi Saya Jika Saya Memiliki Kondisi Kesehatan?

Jalan kaki adalah olahraga yang sempurna bagi banyak orang.

Jika Anda menderita diabetes, jalan kaki dapat membantu menurunkan gula darah dan berat badan Anda. Berhati-hatilah jika Anda mengalami kerusakan saraf terkait diabetes.

Dokter atau dokter kaki Anda dapat memberi tahu Anda apakah berjalan kaki adalah pilihan olahraga terbaik Anda dan, jika ya, jenis sepatu apa yang terbaik.

Jalan kaki dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung. Ini dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol “jahat” (LDL) Anda sekaligus meningkatkan kolesterol “baik” (HDL).

Jika Anda sudah menderita penyakit jantung, dokter Anda mungkin menyarankan untuk memulai program jalan kaki Anda di lingkungan rehabilitasi jantung.

Staf rehabilitasi akan memantau jantung dan tekanan darah Anda saat Anda membangun stamina.

Masalah lutut, pinggul, dan punggung dapat mengganggu rencana berjalan Anda. Mintalah nasihat dokter atau ahli terapi fisik Anda sebelum memasang tali sepatu berjalan Anda.

Masalah lain yang mungkin menghambat berjalan termasuk masalah keseimbangan, kelemahan otot, dan cacat fisik lainnya.

Jalan kaki juga merupakan cara yang bagus untuk menjadi bugar dan tetap sehat jika Anda sedang hamil.

Selama Anda sudah aktif sebelum hamil dan tidak mengalami masalah kesehatan apa pun, Anda boleh melakukannya.

Dilansir laman WebMD, untuk mencegah jatuh, hindari tanah yang tidak rata saat perut Anda membesar dan pusat gravitasi Anda bergeser.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis Dokter Anestesi di Papua, Uncen Buka Program Spesialis Pertama

5 Maret 2026 - 01:45 WIB

Serah Terima Jabatan, Dwi Sudarwanto Plt Direktur RSUD Jatisampurna

2 Maret 2026 - 16:49 WIB

Satu dari Empat Dewasa Alami Obesitas, Ini Kata Dokter Luciana Primaya Hospital Kelapa Gading

2 Maret 2026 - 02:00 WIB

Satu dari Empat Dewasa Alami Obesitas, Ini Kata Dokter Luciana Primaya Hospital Kelapa Gading

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

20 Februari 2026 - 01:00 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia, Ini Kata dr. Daniel Rizky Primaya Hospital Semarang

Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif

13 Februari 2026 - 00:06 WIB

Trending di Gaya Hidup Sehat