Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Menhan Sjafrie Tinjau Latsarmil Komcad ASN BP BUMN Jamin Santunan Cepat untuk Korban Kecelakaan KA KA JJ Mulai Hari Ini Beroperasi, Refund 13.027 Tiket Sudah Diproses AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital Ketua Umum IKBN Apresiasi Program Bacadnas

Info Akademia

Cegah Bullying, SMA KORPRI Kota Bekasi Bentuk Satgas Anti Kekerasan

badge-check


					Cegah Bullying, SMA KORPRI Kota Bekasi Bentuk Satgas Anti Kekerasan Perbesar

Matras News, Bekasi – Maraknya aksi bullying yang terjadi di tingkat pelajar belakangan ini, membuat Polres Metro Bekasi Kota mengambil langkah cepat dengan melakukan sosialisasi ke sekolah dengan fokus utamanya adalah para pelajar.

Kepala SMA KORPRI Kota Bekasi, Hery Sujiyanto mengatakan, belum lama ini, seluruh pelajar SMA KORPRI Kota Bekasi mendapatkan arahan dari Polres Metro Bekasi Kota untuk turut berperan serta mencegah aksi bullying atau perundungan baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah.

“Kebetulan belum lama ini, sekolah kami mendapatkan sosialisasi oleh pihak Polres Metro Bekasi Kota agar turut aktif mencegah aksi perundungan tersebut,” ujar Hery kepada matrasnews.com, Kami 17/10/2024.

Sambung Heri, para siswa kelas 10-12 SMA KORPRI Kota Bekasi juga diberikan gambaran tentang dampak psikologis dari aksi perundungan tersebut terhadap korban.

“Dampak psikologisnya yang ingin kita cegah dari aksi perundungan tersebut, karena bisa merugikan banyak pihak,” katanya.

Terpisah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA KORPRI Kota Bekasi, Heri Mulyono mengungkapkan, selain sosialisasi terkait perundungan yang dilakukan secara masif, para siswa SMA KORPRI Kota Bekasi juga diberikan benteng tentang bahaya akan narkoba serta safety riding.

“Siswa juga dibentengi tentang bahayanya narkoba dan berkendara yang sesuai dengan aturan yang berlaku, ya minimal safety ridingnya kedepankan,” tegasnya.

Untuk perundungannya sendiri, sebenarnya SMA KORPRI Kota Bekasi sudah jauh-jauh hari membentuk Satgas Anti Kekerasan yang melibatkan guru dan orang tua siswa dalam melakukan pengawasan perundungan dan sebagainya.

“Sebenarnya kami sudah membentuk Satgas Anti Kekerasan untuk melakukan pengawasannya,” tutupnya.

Baca Lainnya

Orasi Ilmiah, Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness

27 April 2026 - 01:16 WIB

Kucurkan Rp253,6 Miliar, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta

22 April 2026 - 00:26 WIB

Mutiara Faiza Siswi MAN Insan Cendekia Tembus 7 Kampus Dunia, Dapat Beasiswa 80 Persen ke Jepang

14 April 2026 - 00:01 WIB

Anies Baswedan: Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi pada Kecakapan Teknis

13 April 2026 - 01:17 WIB

Anies Baswedan Pendidikan Tinggi Tidak Boleh Hanya Berorientasi Pada Kecakapan Teknis

AYIMUN 2026 Digelar di Kota Bekasi, Semangat Kolaborasi dan Kepemudaan

13 April 2026 - 01:14 WIB

AYIMUN 2026 Digelar di Kota Bekasi, Semangat Kolaborasi dan Kepemudaan
Trending di Info Akademia